PP Muhammadiyah Kecam Pembakaran Alquran di Norwegia dan Swedia

Selasa, 01 September 2020 - 13:52 WIB
loading...
PP Muhammadiyah Kecam...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia yang berakhir ricuh menunjukkan sikap Islamofobia yang sangat buruk. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam keras tindakan pembakaran Aquran dan penghinaan kepada Nabi Muhammad di Norwegia pada Sabtu, 29 Agustus 2020. Pembakaran itu diduga dilakukan oleh kelompok Stop Islamization of Norway (SIAN).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia yang berakhir ricuh menunjukkan sikap Islamofobia yang sangat buruk. Di era modern ini semestinya masyarakat dunia menjunjung tinggi perbedaan agama, ras, suku bangsa, dan golongan apapun. (Baca juga: RI Sampaikan Protes pada Swedia Terkait Pembakaran Al Quran)

Sebelum peristiwa di Norwegia, pembakaran Alquran dan penghinaan terhadap Islam juga terjadi di Swedia. Dalam demonstrasi tersebut juga terjadi kericuhan. “Ironinya tindakan intoleran terhadap Islam di Swedia dan Norwegia tersebut terjadi di negara yang selama ini memberikan hadiah nobel berupa penghargaan atas usaha-usaha perdamaian dan kemanusiaan. Swedia bahkan negeri Alfred Nobel, sang penggagas hadiah Nobel,” ujarnya melalui akun Twitter @HaerdarNS, Selasa (1/8/2020). (Baca juga: Sebut Tindakan Provokatif, Turki Kecam Pembakaran Al Quran di Swedia)

Muhammadiyah, menurutnya, berharap dan menghargai tindakan tegas pihak berwenang atas perbuatan anarkis dan intoleran di kedua negeri tersebut. Muhammadiyah menghargai negara-negara Islam dan pihak lain yang menyampaikan protes atas tindakan anarkis terhadap Islam. “Agama dan umat beragama memiliki hak hidup di negeri manapun. Lebih-lebih di negeri demokrasi,” tuturnya. (Baca juga: Rasmus Paludan, Politikus Anti-Islam Otak Pembakaran Alquran di Swedia)

PP Muhammadiyah mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat muslim di dunia Islam, khususnya Indonesia, agar tetap tenang dan dewasa dalam menyikapi peristiwa di Norwegia dan Swedia. “Semua pihak harus menghindari reaksi berlebihan dan tindakan yang tidak mencerminkan karakter Islam yang menjunjung tinggi perdamaian dan nilai-nilai luhur kehidupan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Miris Rumah Doa Digeruduk...
Miris Rumah Doa Digeruduk Massa, Sahroni: Aparat Harus Tegas Tindak Pihak Intoleran
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Rekomendasi
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Berita Terkini
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved