10 Tahun Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo: Perjalanan Penuh Pengorbanan
Sabtu, 14 Desember 2024 - 22:08 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo menyebut sepuluh tahun partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu bukanlah waktu yang singkat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Angela Tanoesoedibjo menyebut sepuluh tahun partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap itu bukanlah waktu yang singkat. Angela mengatakan, dirinya menjadi saksi bagaimana Partai Perindo memperjuangkan rakyat kecil sejak mereka berdiri.
"Sepuluh tahun Partai Perindo, bukan waktu yang singkat. Tentunya saya menjadi saksi. Perjalanan Partai Perindo yang penuh dengan pengorbanan," kata Angela di acara Puncak Perayaan HUT ke-10 Partai Perindo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (14/12/2024) malam.
Untuk itu, Angela ingin memberikan aspirasi kepada seluruh kader partai yang dikenal sebagai partai modern yang menjunjung tinggi demokrasi, peduli rakyat kecil, dan gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan rakyat, dan Indonesia maju, yang telah membersamai Partai Perindo.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Ungkap 3 Program Fenomenal Partai Perindo
Angela menilai, sepuluh tahun bukan waktu yang singkat dalam membangun partai. Terlebih, menurutnya, jalur politik merupakan jalan yang sulit.
"Sepuluh tahun Partai Perindo, bukan waktu yang singkat. Tentunya saya menjadi saksi. Perjalanan Partai Perindo yang penuh dengan pengorbanan," kata Angela di acara Puncak Perayaan HUT ke-10 Partai Perindo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (14/12/2024) malam.
Untuk itu, Angela ingin memberikan aspirasi kepada seluruh kader partai yang dikenal sebagai partai modern yang menjunjung tinggi demokrasi, peduli rakyat kecil, dan gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan rakyat, dan Indonesia maju, yang telah membersamai Partai Perindo.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Ungkap 3 Program Fenomenal Partai Perindo
Angela menilai, sepuluh tahun bukan waktu yang singkat dalam membangun partai. Terlebih, menurutnya, jalur politik merupakan jalan yang sulit.
Lihat Juga :