Dokter Gugur Tembus Angka 100 Orang, Netty PKS Merasa Kehilangan
Selasa, 01 September 2020 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Netty menilai ada pola penanganan pandemi Covid-19 yang tidak tepat di Indonesia. Pemerintah seharusnya fokus pada 3T (tracing, testing, dan treatment). Pola 3T ini akan berimplikasi pada pencegahan, deteksi, dan respons.
"Hari ini, pemerintah Indonesia tidak membuat dan melaksanakan kebijakan yang berdasarkan saintifik dan praktik penanganan berdasarkan sejarah masa lalu. Pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang melindungi dan menyelamatkan manusia sebagai pelaku ekonominya," tuturnya.
Yang terjadi sekarang, menurutnya, pemerintah fokus pada paket-paket ekonomi dan mengesampingkan manusianya. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyatakan pandemi ini akan selesai dengan adanya intervensi kesehatan masyarakat, yakni 3T dan perubahan perilaku.
"Perubahan perilaku adalah intervensi murah, mudah, dan bisa dilakukan semua orang. Perubahan perilaku adalah pencegahan dan new norm yang harus dipraktikkan," pungkasnya.
"Hari ini, pemerintah Indonesia tidak membuat dan melaksanakan kebijakan yang berdasarkan saintifik dan praktik penanganan berdasarkan sejarah masa lalu. Pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang melindungi dan menyelamatkan manusia sebagai pelaku ekonominya," tuturnya.
Yang terjadi sekarang, menurutnya, pemerintah fokus pada paket-paket ekonomi dan mengesampingkan manusianya. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyatakan pandemi ini akan selesai dengan adanya intervensi kesehatan masyarakat, yakni 3T dan perubahan perilaku.
"Perubahan perilaku adalah intervensi murah, mudah, dan bisa dilakukan semua orang. Perubahan perilaku adalah pencegahan dan new norm yang harus dipraktikkan," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :