Menag Nasaruddin Umar Buka ICRE 2024, Soroti Peran Agama dalam Krisis Lingkungan
Kamis, 12 Desember 2024 - 22:51 WIB
loading...
Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka International Conference on Religion and Environment (ICRE) 2024 yang digelar oleh UIN Walisongo Semarang pada Rabu-Kamis (11-12/12/2024). FOTO/IST
A
A
A
SEMARANG - Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka International Conference on Religion and Environment (ICRE) 2024 yang digelar oleh UIN Walisongo Semarang pada Rabu-Kamis (11-12/12/2024). Dalam pidato pembukaannya, Menag menegaskan pentingnya peran agama dalam menghadapi tantangan krisis lingkungan yang semakin kompleks.
"Sesama ciptaan Tuhan tidak boleh saling menyakiti, itu disebut zalim. Apabila alam tidak bersahabat dengan kita, sungai yang tadinya indah bisa berubah menghancurkan," kata Menag.
Menag Nasaruddin menekankan nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam Islam, dapat menjadi landasan etis untuk membangun harmoni antara manusia dan alam. Nasaruddin juga memuji UIN Walisongo Semarang sebagai tuan rumah yang berhasil menyelenggarakan acara berskala internasional ini.
"Konferensi seperti ini menjadi platform penting untuk menggali solusi berbasis agama dalam menghadapi krisis global, termasuk lingkungan," katanya.
Sebagai agenda penting, ICRE 2024 menyajikan berbagai kegiatan, mulai dari Student Panel, empat sesi pleno, Parallel Session, hingga puncaknya, Deklarasi Piagam Semarang yang diharapkan menjadi panduan moral untuk aksi pelestarian lingkungan. Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada dua tokoh lingkungan, Sururi dan Ruri Putri Kriswanto, atas kontribusi mereka dalam pelestarian lingkungan.
"Sesama ciptaan Tuhan tidak boleh saling menyakiti, itu disebut zalim. Apabila alam tidak bersahabat dengan kita, sungai yang tadinya indah bisa berubah menghancurkan," kata Menag.
Menag Nasaruddin menekankan nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam Islam, dapat menjadi landasan etis untuk membangun harmoni antara manusia dan alam. Nasaruddin juga memuji UIN Walisongo Semarang sebagai tuan rumah yang berhasil menyelenggarakan acara berskala internasional ini.
"Konferensi seperti ini menjadi platform penting untuk menggali solusi berbasis agama dalam menghadapi krisis global, termasuk lingkungan," katanya.
Sebagai agenda penting, ICRE 2024 menyajikan berbagai kegiatan, mulai dari Student Panel, empat sesi pleno, Parallel Session, hingga puncaknya, Deklarasi Piagam Semarang yang diharapkan menjadi panduan moral untuk aksi pelestarian lingkungan. Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada dua tokoh lingkungan, Sururi dan Ruri Putri Kriswanto, atas kontribusi mereka dalam pelestarian lingkungan.
Lihat Juga :