Ary Ginanjar: Penting Pemimpin Berkarakter Seimbang Intelektual, Emosional, dan Spiritual
Jum'at, 06 Desember 2024 - 10:07 WIB
loading...
Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Program pelatihan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) terus menunjukkan dampaknya dalam mencetak pemimpin berkarakter yang mampu menghadapi tantangan zaman. Dengan pendekatan holistik, pelatihan ini membantu peserta mencapai keseimbangan mental, emosional, dan spiritual untuk menjadi individu yang lebih tangguh dan visioner.
"Penting pemimpin berkarakter seimbang intelektual, emosional, dan spritual yang mampu membangun kepercayaan sekaligus memberikan dampak positif pada tim," ujar Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian, Kamis (5/12/2024).
“ESQ Corp sebagai pelopor dalam pengembangan manusia berbasis nilai-nilai spiritual dan emosional, membuktikan efektivitas pendekatan ini dalam mencetak individu yang lebih seimbang dan berdaya guna,” tambahnya.
Menurut hasil survei terbaru dampak pengembangan IQ, EQ, dan SQ secara simultan pada aspek personal terhadap peserta pelatihan dapat meningkatkan kesadaran diri (Self-Awareness), yakni Peserta menjadi lebih sadar akan potensi, kekuatan, dan kelemahan diri.
“Dampak berikutnya dapat memberikan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik, hal ini karena kombinasi kecerdasan rasional (IQ), pengendalian emosi (EQ), dan kesadaran spiritual (SQ) memungkinkan individu mengambil keputusan yang etis dan bijaksana,” kata Ary .
"Penting pemimpin berkarakter seimbang intelektual, emosional, dan spritual yang mampu membangun kepercayaan sekaligus memberikan dampak positif pada tim," ujar Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian, Kamis (5/12/2024).
“ESQ Corp sebagai pelopor dalam pengembangan manusia berbasis nilai-nilai spiritual dan emosional, membuktikan efektivitas pendekatan ini dalam mencetak individu yang lebih seimbang dan berdaya guna,” tambahnya.
Menurut hasil survei terbaru dampak pengembangan IQ, EQ, dan SQ secara simultan pada aspek personal terhadap peserta pelatihan dapat meningkatkan kesadaran diri (Self-Awareness), yakni Peserta menjadi lebih sadar akan potensi, kekuatan, dan kelemahan diri.
“Dampak berikutnya dapat memberikan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik, hal ini karena kombinasi kecerdasan rasional (IQ), pengendalian emosi (EQ), dan kesadaran spiritual (SQ) memungkinkan individu mengambil keputusan yang etis dan bijaksana,” kata Ary .
Lihat Juga :