KB Bank Sukses Kembangkan Portofolio Kredit, Pertumbuhan Kredit Baru Capai Double Digit
Senin, 02 Desember 2024 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Amin menambahkan, untuk mengelola potensi pertumbuhan kredit, KB Bank harus tetap melakukan ekspansi yang sehat dan berkualitas. DPK juga harus ditingkatkan hingga strategi layanan untuk menjaga dan menarik nasabah di tengah persaingan yang semakin ketat.
KB Bank melanjutkan tren pertumbuhan positif hingga kuartal III 2024, dengan mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp3,70 triliun, meningkat 14,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Di sisi lain, pengelolaan beban bunga yang efisien menghasilkan pertumbuhan beban bunga yang terkendali, naik 4,69 persen yoy menjadi Rp2,95 triliun.
Hasilnya, perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net-interest income (NII) yang signifikan hingga 84,15 persen, tumbuh dari Rp409 miliar pada September 2023 menjadi Rp753 miliar pada September 2024. Di sisi lain, kualitas aset KB Bank tercatat terus mengalami peningkatan hingga periode kuartal III tahun 2024.
KB Bank Raih Peringkat idAAA
Dari sisi likuiditas, KB Bank mengalami pertumbuhan DPK sebesar 10,26 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh Current Account Saving Account (CASA) atau pertumbuhan dana-dana murah yang mencapai 22,11 persen (yoy) pada kuartal III 2024. Rasio CASA pun meningkat menjadi 25,54 persen pada September 2024 dari 23,06 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.
“Cita-cita kami adalah menjadi bank pilihan utama bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam memberikan akses layanan perbankan dan keuangan. Kami terus bekerja keras dengan penuh dedikasi dan integritas untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan nasabah-nasabah kami akan layanan perbankan dan keuangan,” tutur Tom Lee.
Untuk memperkuat struktur pendanaan, KB Bank menerima fasilitas pendanaan sebesar 300 juta dolar AS dari Korea Development Bank (KDB) dengan dukungan dari induk usaha KB Kookmin Bank Co., Ltd. melalui jaminan standby letter of credit (SBLC). Dengan pendanaan tersebut memungkinkan ekspansi kredit di tengah situasi pasar yang dinamis.
KB Bank melanjutkan tren pertumbuhan positif hingga kuartal III 2024, dengan mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp3,70 triliun, meningkat 14,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Di sisi lain, pengelolaan beban bunga yang efisien menghasilkan pertumbuhan beban bunga yang terkendali, naik 4,69 persen yoy menjadi Rp2,95 triliun.
Hasilnya, perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net-interest income (NII) yang signifikan hingga 84,15 persen, tumbuh dari Rp409 miliar pada September 2023 menjadi Rp753 miliar pada September 2024. Di sisi lain, kualitas aset KB Bank tercatat terus mengalami peningkatan hingga periode kuartal III tahun 2024.
KB Bank Raih Peringkat idAAA
Dari sisi likuiditas, KB Bank mengalami pertumbuhan DPK sebesar 10,26 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh Current Account Saving Account (CASA) atau pertumbuhan dana-dana murah yang mencapai 22,11 persen (yoy) pada kuartal III 2024. Rasio CASA pun meningkat menjadi 25,54 persen pada September 2024 dari 23,06 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.
“Cita-cita kami adalah menjadi bank pilihan utama bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam memberikan akses layanan perbankan dan keuangan. Kami terus bekerja keras dengan penuh dedikasi dan integritas untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan nasabah-nasabah kami akan layanan perbankan dan keuangan,” tutur Tom Lee.
Untuk memperkuat struktur pendanaan, KB Bank menerima fasilitas pendanaan sebesar 300 juta dolar AS dari Korea Development Bank (KDB) dengan dukungan dari induk usaha KB Kookmin Bank Co., Ltd. melalui jaminan standby letter of credit (SBLC). Dengan pendanaan tersebut memungkinkan ekspansi kredit di tengah situasi pasar yang dinamis.
Lihat Juga :