Pengelola Laboratorium Narkoba di Bali Berencana Edarkan Hashish saat Tahun Baru 2025

Rabu, 20 November 2024 - 11:45 WIB
loading...
Pengelola Laboratorium...
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan pengelola laboratorium narkoba di Bali berencana edarkan hasishis saat Tahun Baru 2025. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polri ungkap para pelaku yang mengoperasikan laboratorium rahasia narkoba kawasan Bali, hendak mengedarkan narkoba jenis hashish dan happy five pada perayaan Tahun Baru 2025.

"Pengakuan dari para pelaku diketahui bahwa hasil produksi narkoba ini akan diedarkan secara masif untuk perayaan Tahun Baru 2025," kata Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, dikutip Rabu (20/11/2024).

Wahyu mengatakan, para pelaku akan mengedarkan barang haram itu ke beberapa wilayah, mulai dari Bali, Pulau Jawa, dan sebagian akan dikirim ke luar negeri. Namun, rencana para pelaku berhasil digagalkan Polri.

Baca juga: Laboratorium Narkoba di Bali Produksi Narkoba Jenis Hashish untuk Vape

Sebagai informasi, Polri berhasil membongkar clandestine lab atau laboratorium rahasia yang memproduksi narkoba jenis hashish. Bisnis haram itu sudah berjalan selama dua bulan, dengan estimasi nilai barang bukti yang dapat diproduksi mencapai Rp1.521.408.000.000 atau Rp1,5 triliun.

"Dari keseluruhan angka tadi dengan jumlah produksi hashish padat, hashish cair, kemudian juga happy five itu nilainya cukup fantastis sekitar Rp1,5 triliun," katanya.

Baca juga: Tersangka Peracik Narkoba Jenis Hashish di Bali Bandrol Harga Rp3,5 Juta per Gram

Dari pengungkapan kasus tersebut, kata Wahyu, pihaknya telah menetapkan empat tersangka yang bekerja di laboratorium rahasia. "Empat tersangka berinisial MR, RR, N, dan DA berhasil ditangkap. Mereka bertugas sebagai peracik dan pengemas narkoba," kata Wahyu.

Selain empat peracik itu, kata Wahyu, Polri juga tengah memburu empat orang lainnya yang masuk daftar pencarian orang (DPO). "Terdapat empat orang warga negara Indonesia yang ditetapkan sebagai DPO, saat ini masih dalam proses pengejaran oleh tim," katanya.

Wahyu mengatakan keempat DPO itu berinisial DOM selaku pengendali, MAN selaku penyewa villa, RMD merupakan peracik dan pengemas, sementara IC adalah perekrut karyawan.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
17 Pati dan Pamen Dimutasi...
17 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Bareskrim, Ada Irjen Pol hingga Kombes
Profil Kombes Pol M...
Profil Kombes Pol M Arsal, Perwira Bareskrim yang Masuk Tiga Besar Hoegeng Awards
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Berita Terkini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved