Fakta-fakta Mayjen Budi Pramono Pecahkan Rekor MURI Gelar Terbanyak
Jum'at, 15 November 2024 - 06:12 WIB
loading...
A
A
A
Berbagai gelar yang diraih mulai dari Master of Art dalam studi keamanan dan strategi dari Universitas Hull di Inggris (1998), Master of Management dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (2005), serta lulus Sarjana Hukum dan Magister Hukum pada Universitas di Jakarta dengan hasil predikat Cumlaude.
Selain gelar akademik di universitas, ia juga meraih gelar dalam pendidikan militer internasional. Di antaranya, Regimental Officer Advanced Course (Suslapa - II) di Australia pada 1996, National Security Intelligence Training Course di Taiwan (1999), Command and General Staff College, School of General Staff and Command di Manila (2001), di mana Budi menerima penghargaan lulusan terbaik (Honor Graduate).
Budi juga menyelesaikan pendidikan militer United Nations logistics Course di Port Dickson (2002), Austfamil Course di Laverton Australia (2003). Serta Emergency Management Australia Course (2004).
Dia menceritakan bahwa perjalanan studinya tidak mudah. Sebab harus mengorbankan hari liburnya untuk belajar. "Jalau Sabtu, Minggu libur, Jumat sudah bersiap libur saya itu bersiap untuk belajar," jelasnya.
Budi menegaskan, karier militernya tak menjadi alasan untuk tidak menuntut ilmu setinggi dan sebanyak mungkin. Budi pun berharap agar jejaknya dapat diikuti oleh rekan-rekannya di TNI.
Selain gelar akademik di universitas, ia juga meraih gelar dalam pendidikan militer internasional. Di antaranya, Regimental Officer Advanced Course (Suslapa - II) di Australia pada 1996, National Security Intelligence Training Course di Taiwan (1999), Command and General Staff College, School of General Staff and Command di Manila (2001), di mana Budi menerima penghargaan lulusan terbaik (Honor Graduate).
Budi juga menyelesaikan pendidikan militer United Nations logistics Course di Port Dickson (2002), Austfamil Course di Laverton Australia (2003). Serta Emergency Management Australia Course (2004).
3. Terinspirasi dari Nelson Mandela
Budi mengaku terinspirasi dari mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela dalam mengejar pendidikannya tersebut. "Dalam mengejar pendidikan ini, saya terinspirasi dari apa yang disampaikan Nelson Mandela tentang pendidikan. Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia. Kenapa? Karena pendidikan bisa merubah dunia," kata Budi di Galeri Museum Rekor MURI Jakarta, Kamis (31/10/2024).Dia menceritakan bahwa perjalanan studinya tidak mudah. Sebab harus mengorbankan hari liburnya untuk belajar. "Jalau Sabtu, Minggu libur, Jumat sudah bersiap libur saya itu bersiap untuk belajar," jelasnya.
Budi menegaskan, karier militernya tak menjadi alasan untuk tidak menuntut ilmu setinggi dan sebanyak mungkin. Budi pun berharap agar jejaknya dapat diikuti oleh rekan-rekannya di TNI.
Lihat Juga :