Politikus PDIP Sentil Hasan Nasbi soal Prabowo Endorse Lutfi-Taj Yasin: Tak Paham Undang-Undang

Senin, 11 November 2024 - 14:19 WIB
loading...
Politikus PDIP Sentil...
Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus menyinggung ajakan Presiden Prabowo Subianto kepada warga Jawa Tengah (Jateng) untuk memilih pasangan calon Ahmad Lutfi-Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024. Foto/TV Parlemen
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus menyinggung ajakan Presiden Prabowo Subianto kepada warga Jawa Tengah (Jateng) untuk memilih pasangan calon Ahmad Lutfi-Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024. Dia menilai endorse itu telah menghilangkan harapan jika Pilkada serentak 2024 ini akan berlangsung jujur dan adil (jurdil).

Hal ini diungkapkan Deddy dalam rapat bersama Wamendagri dan penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah daerah dalam rangka memastikan netralitas ASN pada Pilkada Serentak 2024. Dalam kesempatan itu, Deddy menyinggung ajakan Prabowo yang viral belakangan ini.

"Ketika seorang Presiden Republik Indonesia turun kelasnya menjadi campaigner, jurkam untuk satu calon, saya kira kita kehilangan harapan bahwa pemilu ini akan berlangsung dengan jurdil," kata Deddy di Ruang Rapat Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/10/2024).

Baca juga: Prabowo Endorse Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024, Istana Buka Suara



Dia mengakui Prabowo merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, parpol pengusung Ahmad Lutfi-Taj Yasin. Hanya saja, Deddy menilai endorsement itu jauh lebih baik dilakukan sebelum tahapan masa kampanye.

Dalam kesempatan itu, dia pun menyinggung pernyataan yang disampaikan pihak Istana Kepresidenan melalui Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi yang menyebut Prabowo boleh berkampanye. "Istana mengatakan tidak ada larangan presiden kampanye, oh iya betul. Tapi undang-undang kita mensyaratkan kalau mau kampanye harus cuti. Jadi juru bicara istana ini enggak ngerti undang-undang," ujarnya.

Baca juga: Rekomendasikan Pilih Ahmad Lutfi-Taj Yasin, Prabowo: Mempercepat Kemajuan Jawa Tengah

Di sisi lain, Deddy juga menyoroti tiga jabatan Prabowo yang sangat penting selain Ketua Umum Partai, yakni sebagai kepala Negara, kepala pemerintahan, dan Panglima tertinggi Angkatan bersenjata yang kini menjadi TNI.

"Saya takutnya, walaupun pak presiden tidak berniat, bahkan tidak terpikirkan agar itu menjadi acuan untuk seluruh instrumen kekuasaan di bawahnya, bisa ditangkap secara berbeda, bisa multi interpretasi, Pak," tuturnya.

"Jadi saya kira hal ini harus diluruskan. Bapak presiden berhutang penjelasan kepada kita, bahwa itu tidak berarti instrumen kekuasaan negara, pemerintahan, angkata bersenjata yang ada di bawah komando beliau, boleh cawe-cawe dalam Pilkada. Kami menghargai hak beliau sebagai ketua umum partai," kata dia melanjutkan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved