Dukung Peringatan HKN Ke-60, BPJS Kesehatan Dorong Kolaborasi Menuju Indonesia Sehat

Jum'at, 08 November 2024 - 19:35 WIB
loading...
Dukung Peringatan HKN...
Dirut BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan, tema Gerak Bersama, Sehat Bersama menggarisbawahi pentingnya gotong-royong dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.
A A A
JAKARTA - Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada tahun ini mengusung tema 'Gerak Bersama, Sehat Bersama' yang mengajak seluruh para pemangku kepentingan terus berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan kuat. Tema ini juga menggarisbawahi pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC), senada dengan tujuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah hadir selama satu dekade.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan bahwa tema 'Gerak Bersama, Sehat Bersama' menggarisbawahi pentingnya gotong-royong dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan. Dalam perjalanan satu dekade ini, Program JKN telah terbukti menjadi pondasi penting dalam membangun sistem kesehatan di Indonesia.

"Dengan dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pada ekosistem JKN, meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan di berbagai daerah, termasuk daerah-daerah terpencil. Selain itu juga memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses pelayanan medis yang layak," kata Ghufron.

Pada momen peringatan HKN ke-60, BPJS Kesehatan terus mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan, salah satunya pemanfaatan inovasi digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan aplikasi ini, peserta JKN dapat melakukan seperti mengambil antrean secara online dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan, memastikan status kepesertaan, melakukan perubahan data, hingga berkonsultasi dengan dokter secara daring.

"Selama satu dekade, Program JKN tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga turut mendukung program promotif dan preventif yang diadakan oleh pemerintah. Upaya ini mencakup kampanye untuk gaya hidup sehat, serta sosialisasi pentingnya deteksi dini penyakit kritis. Sejalan dengan tema HKN, perlu kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam ekosistem JKN," tutur Ghufron.

BPJS Kesehatan telah menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan sebagai langkah preventif. Ghufron menerangkan bahwa skrining riwayat kesehatan secara mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN, fasilitas kesehatan tempat peserta JKN terdaftar, serta situs resmi BPJS Kesehatan. Skrining riwayat kesehatan ini bertujuan sebagai deteksi dini untuk penyakit kronis, yang terbagi menjadi kategori risiko rendah, sedang, dan tinggi.

"Apabila peserta JKN memiliki risiko rendah maka diimbau untuk menjaga pola hidup sehat. Sedangkan apabila risiko tinggi, peserta JKN dapat langsung menuju FKTP tempat mereka terdaftar untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut," ujar Ghufron.

Ghufron mengatakan Hari Kesehatan Nasional ke-60 ini menjadi refleksi dan pengingat bahwa kolaborasi adalah kunci menuju kesehatan masyarakat Indonesia yang berkelanjutan. Dengan 'Gerak Bersama, Sehat Bersama' Indonesia diharapkan mampu membangun masa depan kesehatan yang lebih kuat, dengan JKN sebagai landasan utama menuju akses kesehatan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam meramaikan peringatan HKN ke-60, BPJS Kesehatan juga turut serta dalam kegiatan pameran yang juga diikuti oleh berbagai instansi. Pada kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi terkait Program JKN, ataupun melakukan perubahan data.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi pengingat akan tantangan sistem kesehatan yang perlu diperkuat. Saat pandemi, banyak masyarakat Indonesia masih kesulitan mendapatkan obat, vaksin, dan layanan kesehatan penunjang lainnya.

"Dari pengalaman tersebut, pemerintah bertekad membangun sistem kesehatan yang resilience, yang mampu bertahan jika pandemi kembali terjadi. Untuk mencapai sistem kesehatan yang tangguh, pemerintah kini berfokus mendorong pembangunan industri alat kesehatan, farmasi, dan layanan kesehatan dari dalam negeri agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhannya sendiri,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno menegaskan bahwa kesehatan dan pencegahan adalah aspek yang utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

"Saat ini banyak anak muda sudah terjangkit penyakit seperti hepatitis dan kolesterol tinggi, sehingga penting bagi generasi muda untuk menerapkan gaya hidup sehat," ucapnya.

Dengan hidup sehat, kata Pratikno, Indonesia dapat menciptakan SDM yang unggul dan tangguh. Selain itu inovasi di dunia kesehatan agar terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

"Dengan kolaborasi yang kuat harapannya dapat mengembangkan industri kesehatan dalam negeri. Mari kita ciptakan masyarakat yang semakin sehat, serta membawa ekonomi Indonesia semakin makmur,” kata Pratikno.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
Sekolah Lansia Klinik...
Sekolah Lansia Klinik Korpagama Perkuat Prolanis untuk Kualitas Hidup Lansia
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Cara Praktis Pemesanan...
Cara Praktis Pemesanan Tiket Pesawat untuk Efisiensi Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved