Prabowo Diharapkan Melobi Arab Saudi untuk Dapat Tambahan Kuota Haji

Selasa, 05 November 2024 - 21:48 WIB
loading...
Prabowo Diharapkan Melobi...
Dialog Interaktif dan Rapat Anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto diharapkan melobi Kerajaan Arab Saudi untuk dapat penambahan kuota haji bagi Indonesia di 2025. Harapan itu terungkap dalam Dialog Interaktif dan Rapat Anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI).

“Kami berharap Presiden Prabowo melobi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) agar kuota haji Indonesia tahun 2025 ditambah,” ujar Ketua Umum DPP AMPHURI Firman M Nur dalam acara yang dihadiri Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Jaja Jaelani di Jakarta, Selasa (5/11/2024)

Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah. Pada musim haji 2024, atas lobi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indonesia mendapatkan tambahan kuota sebanyak 20 ribu jemaah.

Baca juga: Hilman Latief: Kemenag Tidak Ada Jual Beli Kuota Haji!



Firman mengatakan, Presiden Prabowo yang dikenal akrab dengan MBS dapat melobi agar kuota haji Indonesia ditambah lagi. "Kami yakin Presiden Prabowo bisa melobi dapat kuota haji lebih dari 20 ribu," ujarnya.

Apalagi, Firman mengutip pernyataan Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i bahwa keinginan Presiden Prabowo mendirikan Kampung Haji Indonesia di Makkah direspons positif MBS. Lokasi seluas 50 hektare sedang dipersiapkan di Kota Suci.

"Informasi dari Wamenag itu menunjukkan bahwa Presiden Prabowo istimewa bagi MBS dan Arab Saudi. Karena itu, kalau Presiden Prabowo minta kuota haji Indonesia ditambah, kami yakin pasti dikabulkan Arab Saudi," tutur Firman.

Berdasarkan keputusan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) di Amman, Yordania, 1987, kuota haji diatur 1:1.000 penduduk muslim di suatu negara. Namun, Arab Saudi punya kewenangan memberikan tambahan kuota haji kepada negara yang membutuhkan.

Adapun acara dialog interaktif dan rapat anggota AMPHURI diikuti ratusan perusahaan travel yang memiliki izin sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Selain offline juga diikuti PIHK dan PPIU anggota AMPHURI dari berbagai daerah secara online.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved