ICROM 2024 Digelar, Moderasi Agama Kunci Perdamaian di Tengah Krisis Global

Senin, 04 November 2024 - 14:32 WIB
loading...
ICROM 2024 Digelar,...
ICROM 2024 kembali hadir dengan mengusung tema Religious Moderation and Its Responses to Humanitarian Crises di Jakarta, 5-7 November. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2024 kembali hadir dengan mengusung tema Religious Moderation and Its Responses to Humanitarian Crises di Jakarta, 5-7 November. Konferensi ketiga ini bertujuan mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam merespons krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Plt Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama ( Kemenag ) Ahmad Zayadi mengatakan, konferensi ini menjadi ajang penting bagi agama-agama untuk memberikan solusi konkret terhadap tantangan global yang sifatnya mendesak. "Moderasi beragama diharapkan dapat memberikan perspektif dan pendekatan yang menyatukan, untuk merespons persoalan-persoalan kemanusiaan," katanya dalam siaran pers, Senin (4/11/2024).

Ia menambahkan, agama memiliki potensi besar dalam menawarkan solusi. Namun perlu pendekatan yang moderat agar dapat diterima di berbagai kalangan. Baca juga: Perkuat Toleransi, Kemenag Luncurkan Sekber Moderasi

Ahmad Zayadi menyebutkan ICROM 2024 diharapkan mampu menjadi wadah refleksi dan berbagi pengalaman bagi pemimpin agama, akademisi, serta praktisi kemanusiaan untuk bersama-sama mencari solusi. "Melalui ICROM, kita ingin menunjukkan bahwa agama bukan hanya pedoman spiritual, tetapi juga mampu menjadi kekuatan untuk perdamaian dan keadilan sosial," ujarnya.

Menteri Agama KH Nasaruddin Umar dijadwalkan memberikan keynote speech pada pembukaan ICROM 2024. Menag diharapkan menekankan pentingnya moderasi beragama dalam memelihara keharmonisan sosial di tengah krisis global. Acara pembukaan ini juga akan diwarnai penampilan solois Panji Sakti yang terkenal dengan lagu-lagu religi bertema damai dan spiritual, seperti "Kepada Noor," "Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja," dan "Sang Guru."

Diskusi Panel Sesi 1 mengangkat tema besar tantangan moderasi beragama dalam merespons krisis kemanusiaan. Panel ini dihadiri tokoh-tokoh seperti Andar Nubowo dari Maarif Institute, Muhammad Imran Khan dari Trinity College Dublin, serta Irlanadia dan Wietske Merison dari UCLA, Amerika Serikat.

Mang Pi dari Nonviolent Peaceforce Myanmar juga turut hadir untuk memberikan perspektif mengenai peran moderasi beragama di wilayah konflik. Sesi ini dipandu oleh moderator Dito Alif Pratama, yang mendorong diskusi mengenai cara agama dapat menjadi kekuatan pemersatu di tengah beragam krisis.

Panel Sesi 2 memfokuskan diskusi pada pentingnya moderasi beragama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas sosial. Sesi ini menghadirkan tokoh-tokoh internasional seperti Mohd Mizan bin Mohammad Aslam dari Naif Arab for Security Sciences, Riyadh, Saudi Arabia, serta Thomas Wuchte, pendiri Center for Multilateral Leadership. Ada pula kontribusi dari Muhammad Iqbal Ahnaf dari ISFORB dan Delsy Ronnie, perwakilan Nonviolent Peaceforce untuk kawasan Asia.

Dalam Sesi 2 ini, Peter Prove, Direktur Commission of the Churches on International Affairs at World Council of Churches, memberikan pandangan secara online. Prove menekankan pentingnya kolaborasi lintas agama dalam menjaga perdamaian dan menghindari konflik di masa depan. Menurutnya, pendekatan moderasi beragama harus menjadi dasar dalam kerja sama kemanusiaan lintas budaya dan agama. Baca juga: Deretan Negara Mengalami Kelaparan Terburuk

ICROM 2024 juga menghadirkan 70 peneliti. Juga menghadirkan sesi-sesi diskusi kelompok untuk membahas tantangan yang lebih spesifik, seperti migrasi, krisis pengungsi, serta dampak perubahan iklim terhadap kemanusiaan. Dengan menghadirkan berbagai sudut pandang, konferensi ini berupaya memperkuat posisi agama sebagai solusi inklusif dalam mengatasi persoalan dunia.

Sebagai penutup, konferensi akan merumuskan sejumlah rekomendasi yang akan dipresentasikan kepada pemangku kebijakan. Diharapkan hasil dari ICROM 2024 ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih humanis dan inklusif, khususnya dalam menangani krisis kemanusiaan yang melanda dunia saat ini.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Berita Terkini
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved