Profil Lengkap Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Bela Ipda Rudy Soik
Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:55 WIB
loading...
Anggota DPR Rahayu Saraswati mendapat sorotan publik setelah tampil membela Ipda Rudy Soik, Anggota Polda NTT yang dipecat karena dugaan pengungkapan mafia BBM. FOTO/PARTAI GERINDRA
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR Rahayu Saraswati mendapat sorotan publik setelah tampil membela Ipda Rudy Soik , Anggota Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipecat karena dugaan pengungkapan mafia BBM. Politikus Partai Gerindra itu akan melaporkan kasus tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto yang tak lain adalah pamannya sendiri.
Pembelaan terhadap Rudi Soik disampaikan Rahayu Saraswati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga dan Rudy Soik di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024). Sara, sapaan akrab Rahayu Saraswati, hadir sebagai Ketua Jaringan Nasional (Janras) Anti-Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sara menilai Rudy Soik sebagai sosok yang berkomitmen dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, termasuk dalam mengungkap kasus-kasus perdagangan orang dan jaringan mafia BBM. "Sangat disayangkan kalau misalkan ada polisi yang memang lurus, bersih, sampai sedemikian hanya untuk bisa melawan hal-hal tersebut," kata Sara dalam RDP Komisi III DPR.
Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III akan melaporkan kasus tersebut kepada Presiden Prabowo. "Kalau tidak ada tindak lanjut yang jelas dan tidak ada keberpihakan yang jelas kepada masyarakat, khususnya dalam hal ini saya mewakili NTT, tentunya saya akan mengangkat ini ke tingkat yang lebih tinggi lagi," katanya.
Perempuan kelahiran 27 Januari 1986 itu bukan berasal dari keluarga sembarangannya. Sara merupakan putri pasangan Hashim Djojohadikusumo dan Anie Hashim Djojohadikusumo, yang berarti keponakan Presiden Prabowo Subianto.
Pembelaan terhadap Rudi Soik disampaikan Rahayu Saraswati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga dan Rudy Soik di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024). Sara, sapaan akrab Rahayu Saraswati, hadir sebagai Ketua Jaringan Nasional (Janras) Anti-Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sara menilai Rudy Soik sebagai sosok yang berkomitmen dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, termasuk dalam mengungkap kasus-kasus perdagangan orang dan jaringan mafia BBM. "Sangat disayangkan kalau misalkan ada polisi yang memang lurus, bersih, sampai sedemikian hanya untuk bisa melawan hal-hal tersebut," kata Sara dalam RDP Komisi III DPR.
Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III akan melaporkan kasus tersebut kepada Presiden Prabowo. "Kalau tidak ada tindak lanjut yang jelas dan tidak ada keberpihakan yang jelas kepada masyarakat, khususnya dalam hal ini saya mewakili NTT, tentunya saya akan mengangkat ini ke tingkat yang lebih tinggi lagi," katanya.
Profil Rahayu Saraswati
Sara bernama lengkap Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo. Selain politikus, dia juga dikenal sebagai aktivis sosial karena konsistensinya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan pemberantasan perdagangan manusia.Perempuan kelahiran 27 Januari 1986 itu bukan berasal dari keluarga sembarangannya. Sara merupakan putri pasangan Hashim Djojohadikusumo dan Anie Hashim Djojohadikusumo, yang berarti keponakan Presiden Prabowo Subianto.
Lihat Juga :