3 Menlu RI Sebelum Sugiono, Retno Marsudi 10 Tahun Jadi Kapten Diplomasi
Rabu, 30 Oktober 2024 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Retno Marsudi, Kapten Diplomasi Indonesia yang Ditunjuk Menjadi Utusan Khusus Sekjen PBB
Dikutip dari laman resmi Kemlu, Retno lulus pada tahun 1985 dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Retno juga mengambil beberapa program studi lain, yaitu "Undang-Undang Uni Eropa" di Haagse Hogeschool di Den Haag dan "Studi Hak Asasi Manusia" di Universitas Oslo.
Saat rapat terakhir dengan Komisi I DPR , Retno berpamitan kepada para anggota Dewan yang menjadi mitranya. "Saya sangat terhormat mendapatkan amanah dan tanggung jawab menjadi kapten diplomasi Indonesia selama 10 tahun. Amanah tersebut sebentar lagi akan selesai," ucapnya.
Sebelum mengakhiri tugas sebagai Menlu, pada 13 September 2024 Retno Marsudi ditunjuk sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air. Penunjukan Retno bertujuan menggalang kemitraan dan upaya bersama untuk memajukan agenda air, termasuk tindak lanjut atas hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023.
"Utusan Khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil ini dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026," ujar Sekjen PBB Antonio Guterres.
Dikutip dari laman resmi Kemlu, Retno lulus pada tahun 1985 dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Retno juga mengambil beberapa program studi lain, yaitu "Undang-Undang Uni Eropa" di Haagse Hogeschool di Den Haag dan "Studi Hak Asasi Manusia" di Universitas Oslo.
Saat rapat terakhir dengan Komisi I DPR , Retno berpamitan kepada para anggota Dewan yang menjadi mitranya. "Saya sangat terhormat mendapatkan amanah dan tanggung jawab menjadi kapten diplomasi Indonesia selama 10 tahun. Amanah tersebut sebentar lagi akan selesai," ucapnya.
Sebelum mengakhiri tugas sebagai Menlu, pada 13 September 2024 Retno Marsudi ditunjuk sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air. Penunjukan Retno bertujuan menggalang kemitraan dan upaya bersama untuk memajukan agenda air, termasuk tindak lanjut atas hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023.
"Utusan Khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil ini dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026," ujar Sekjen PBB Antonio Guterres.
2. Marty Natalegawa
Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, lebih dikenal dengan nama Marty Natalegawa, adalah seorang diplomat. Pria kelahiran Bandung, 22 Maret 1963 ini diangkat menjadi Menlu Kabinet Indonesia Bersatu II.Lihat Juga :