Megawati Bersama Prabowo Hadiri Pembukaan Program Pendidikan Mahasiswa Unhan

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:39 WIB
loading...
Megawati Bersama Prabowo...
Universitas Pertahanan (Unhan) hari ini membuka program pendidikan bagi mahasiswa S-1, S-2 dan S-3. Dalam pembukaan tersebut Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sementara Menhan Prabowo menjadi inspektur upacara. Foto/
A A A
JAKARTA - Menjadi mahasiswa baru program doktoral (Strata-3/S-3) di Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia, Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memulai kuliahnya dengan mendengarkan arahan dari dua tokoh nasional, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Dalam upacara pembukaan, Prabowo yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), menjadi inspektur upacara. Sementara Hasto, sebagai mahasiswa baru Unhan, bersama mahasiswa lainnya mengikuti upacara itu. Setelahnya, Hasto dan kawan-kawan juga mendengarkan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. "Ini sejarah baru bagi Unhan, universitas yang terdepan di dalam menggelorakan semangat nasionalisme, bela negara, untuk pertama kalinya menyelenggarakan pendidikan S-1, S-2, dan S-3 secara bersamaan," kata Hasto di kampus, Sabtu (29/8/2020).

Hasto mengaku, sengaja memilih Unhan dan akan melakukan penelitian berkaitan dengan diskursus pemikiran geopolitik Bung Karno. "Mengapa? Karena sejarah dan cara pandang kemerdekaan Indonesia ditujukan bagi upaya membangun persaudaraan dunia," ujarnya. (Baca juga: Rektor Unhan Kukuhkan Supartono sebagai Guru Besar Ilmu Pertahanan)

Hasto nampak serius berdiskusi dengan beberapa mahasiswa TNI baik dari matra darat, laut, maupun udara. Hasto juga berbincang dengan teman seangkatannya, termasuk Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia, Teguh Haryono. "Saya sampaikan bahwa di PDI Perjuangan, nasionalisme dan patriotisme selalu berkobar dan menjadi spirit seluruh kader partai. Jadi kita disatukan oleh semangat bela negara, dan dari situ kami langsung akrab," ujar Hasto.

Soal disertasi, Hasto mengaku tertarik kepada persoalan geopolitik karena mengajarkan tentang cara pandang Indonesia untuk dunia. Baginya, sejarah Nusantara itu membangun peradaban dunia. "Nusantara menjadi titik temu peradaban dunia, dan sangat dikenal karena penguasaan jalur rempah dunia. Abad ke 8 kita sudah memiliki mahakarya berupa Candi Borobudur. Demikian pula filsafat dharma, sangat otentik Indonesia dan rekam jejaknya sejak abad ke 7 melalui pemikiran Dharmakitri yang kuliahnya diikuti oleh mahasiswa mancanegara," bebernya. (Baca juga: Laksdya TNI Amarulla Octavian Tutup Penataran Bela Negara Dosen Unhan)

Dalam perspektif kekinian, kata Hasto, studi ini penting didalami di tengah tren meredupnya cara pandang keluar dan spirit kepemimpinan Indonesia di dunia internasional. “Dulu saja, playing field Indonesia 1955 sudah menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa Asia Afrika, tetapi kini lebih banyak inward looking. Hanya mengurusi urusan dalam negeri sendiri. Padahal sebenarnya Pancasila bisa menjadi leadstar di dalam pergaulan antar bangsa," ulasnya.

Hasto mengaku merasa haus untuk kembali membaca buku-buku, teori, dan mendiskusikan hal-hal strategis berkaitan dengan konsepsi pertahanan, geopolitik, geostrategi, geoekonomi, dan juga falsafah ilmu pengetahuan. "Itulah sebabnya saya mengambil studi S-3 di Unhan ini. Saya ingin memperkuat teori geopolitik bagi Indonesia demi membangun persaudaraan dunia," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Rekomendasi
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved