Peringati HUT ke-6, GIO Apresiasi Retreat Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo
Minggu, 27 Oktober 2024 - 16:23 WIB
loading...
Pelopor GIO Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi kegiatan retreat Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo di Akmil Magelang. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Indonesia Optimis (GIO) mengapresiasi retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut dinilai sebagai upaya menyatukan langkah, hati, dan pikiran para menteri sebelum bekerja.
“Saat itu, narasi Indonesia akan bubar pada 2030. Kami merasa narasi itu akan memperburuk psikologi masyarakat. Karenanya, perlu ada wacana penyeimbang. Lalu kita kembangkan Gerakan Indonesia Optimis,” kata Pelopor GIO Ngasiman Djoyonegoro, Minggu (27/10/2024).
Ngasiman Djoyonegoro yang akrab disapa Simon merupakan seorang cendekiawan muda di bidang intelijen, pertahanan, dan keamanan. Pembentukan GIO telah menciptakan momentum untuk membalikkan narasi pesimisme yang muncul menjelang Pilpres 2019.
Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan Sumber Daya Alam Indonesia melimpah. Kinerja pemerintah dalam mengembangkan fondasi pembangunan tak kalah serius. “Modalitas inilah yang perlu dijadikan pijakan untuk memperkuat narasi optimisme di antara kehidupan masyarakat,” kata Simon.
Baca juga: Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil, AHY: Pak Prabowo Ingin Pemerintahannya Solid
Upaya membangun optimisme itu salah satu dengan menginventarisasi modalitas yang didokumentasikan dalam buku Indonesia Optimis.
“Saat itu, narasi Indonesia akan bubar pada 2030. Kami merasa narasi itu akan memperburuk psikologi masyarakat. Karenanya, perlu ada wacana penyeimbang. Lalu kita kembangkan Gerakan Indonesia Optimis,” kata Pelopor GIO Ngasiman Djoyonegoro, Minggu (27/10/2024).
Ngasiman Djoyonegoro yang akrab disapa Simon merupakan seorang cendekiawan muda di bidang intelijen, pertahanan, dan keamanan. Pembentukan GIO telah menciptakan momentum untuk membalikkan narasi pesimisme yang muncul menjelang Pilpres 2019.
Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan Sumber Daya Alam Indonesia melimpah. Kinerja pemerintah dalam mengembangkan fondasi pembangunan tak kalah serius. “Modalitas inilah yang perlu dijadikan pijakan untuk memperkuat narasi optimisme di antara kehidupan masyarakat,” kata Simon.
Baca juga: Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil, AHY: Pak Prabowo Ingin Pemerintahannya Solid
Upaya membangun optimisme itu salah satu dengan menginventarisasi modalitas yang didokumentasikan dalam buku Indonesia Optimis.
Lihat Juga :