Pimpin Tiga Kementerian, Yusril: Kalau Dipimpin Satu Orang Kurang Fokus
Senin, 21 Oktober 2024 - 20:58 WIB
loading...
Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra bakal memimpin tiga kementerian dalam Kabinet Merah Putih. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jabatan baru Yusril tersebut mengepalai tiga kementerian.
Yusril menyebut langkah Prabowo memecah tiga kementerian itu merupakan hal yang harus disambut positif agar bidang - bidang tertentu bisa ditangani secara serius.
"Langkah yang telah ditempuh oleh Presiden Prabowo Subianto mereorganisasi kementerian yang sangat besar ini menjadi tiga kementerian patut kita sambut dengan rasa syukur," kata Yusril di Gedung Pengayoman, Kemenkumham, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Statement Perdana Jadi Menko, Yusril Sebut Peristiwa 98 Bukan Pelanggaran HAM Berat
"Sekaligus juga merupakan tantangan bagi kita fokus menangani bidang-bidang yang mungkin kalau dipimpin oleh satu menteri akan kurang fokus sama sekali," sambungnya.
Yusril menyebut, Prabowo memiliki ambisi membangun pertumbuhan ekonomi sebesar 7% dan di 2045 Indonesia bisa menjadi negara maju di dunia. Dia mengatakan membangun ekonomi yang luar biasa itu sangat tergantung kepada jaminan kepastian hukum di Indonesia.
Yusril menyebut langkah Prabowo memecah tiga kementerian itu merupakan hal yang harus disambut positif agar bidang - bidang tertentu bisa ditangani secara serius.
"Langkah yang telah ditempuh oleh Presiden Prabowo Subianto mereorganisasi kementerian yang sangat besar ini menjadi tiga kementerian patut kita sambut dengan rasa syukur," kata Yusril di Gedung Pengayoman, Kemenkumham, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Statement Perdana Jadi Menko, Yusril Sebut Peristiwa 98 Bukan Pelanggaran HAM Berat
"Sekaligus juga merupakan tantangan bagi kita fokus menangani bidang-bidang yang mungkin kalau dipimpin oleh satu menteri akan kurang fokus sama sekali," sambungnya.
Yusril menyebut, Prabowo memiliki ambisi membangun pertumbuhan ekonomi sebesar 7% dan di 2045 Indonesia bisa menjadi negara maju di dunia. Dia mengatakan membangun ekonomi yang luar biasa itu sangat tergantung kepada jaminan kepastian hukum di Indonesia.
Lihat Juga :