Mengenal Meutya Hafid, Dulu Disandera di Irak, Kini Menteri Komunikasi dan Digital Prabowo

Senin, 21 Oktober 2024 - 07:34 WIB
loading...
Mengenal Meutya Hafid,...
Politikus Partai Golkar Meutya Viada Hafid telah diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto akan menduduki Menteri Komunikasi dan Digital. Foto/YouTube Setpres
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar Meutya Viada Hafid telah diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto akan menduduki Menteri Komunikasi dan Digital. Sebelumnya, Meutya merupakan sosok yang dikenal sebagai mantan jurnalis, politikus, serta pimpinan komisi di DPR RI.

Berdasarkan laman resmi DPR, Meutya Hafid lahir di Bandung, Jawa Barat pada 3 Mei 1978. Meutya dikenal sebagai sosok jurnalis ketika meliput Pemilu Irak dan tsunami Aceh.

Bahkan, nama Meutya melejit saat mendapatkan tugas meliput pemilu di Irak bersama juru kamera Budiyanto pada Februari 2005. Kemudian, mereka disandera oleh kelompok Mujahidin Irak.

Baca juga: Daftar Lengkap Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Dilantik Prabowo Hari Ini



Setelah disekap dan melewati saat-saat yang menegangkan, Meutya Hafid dan Budiyanto berhasil dibebaskan tiga hari kemudian. Selanjutnya, Meutya menerbitkan buku berjudul ‘168 Jam dalam Sandera: Memoar Seorang Jurnalis yang Disandera di Irak’ pada 2007.

Di tahun yang sama, Meutya terpilih sebagai pemenang Penghargaan Jurnalistik Elizabeth O'Neill dari pemerintah Australia. Atas prestasinya itu, Meutya Hafid berhak mengikuti program tiga minggu di daerah pedalaman untuk mengembangkan pengertian dan apresiasi lebih baik terhadap isu kontemporer yang dihadapi Australia dan Indonesia.

Baca juga: Profil Lengkap Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif

Di dalam negeri, Meutya Hafid dinobatkan sebagai satu dari Lima Tokoh Pers Inspiratif Indonesia 2012 versi Mizan. Dia lantas terjun ke dunia politik dan menjadi anggota Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara I.

Meutya Hafid mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada 2019, namun gagal. Kemudian ia maju bersama Dhani Setiawan Isma sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Binjai periode 2010 - 2015. Lagi-lagi, Meutya kalah.

Meski begitu, dia akhirnya menjabat anggota DPR pada 2010, menggantikan Burhanudin Napitupulu yang meninggal dunia. Dia ditugaskan di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.

Setelah 17 bulan bertugas di Komisi XI, Meutya Hafid dipindahkan ke Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informatika sampai 2014.

Meutya Hafid kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Kemudian ia terpilih kembali untuk masa jabatan 2019 – 2024 dan menjabat Ketua Komisi I.

Perjalanan karier Meutya Hafid dikutip dari laman resmi Golkar sebagai berikut:


Jurnalis Metro TV: 2001 - 2008

Anggota Komisi I DPR: 2010 – 2014 dan 2014 – 2019

Wakil Ketua Komisi I DPR: 2016 - 2019 Ketua Komisi I DPR: 2019 -2024

Anggota DPR: 2024 – 2029 (belum ada penempatan komisi)

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Golkar: 2016 – 2019

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik Kesatuan Perempuan Partai Golkar: 2016 – 2021

Ketua Bidang Strategi Opini dan Propaganda Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong: 2015 - 2020

Daftar penghargaan yang diraih Meutya Hafid dikutip dari laman resmi Golkar antara lain:


Press Card Number One atau PCNO dari Hati Pers Nasional alias HPN pada 2013

Awards untuk Bidang Jurnalis dari Australian Alumnae pada 2008

Young Inspiring People dari Hardrock FM pada 2008

Elisabeth ‘O’ Neil Award dari Pemerintahan Australia pada 2007

Asia 21 Young Leaders Meeting dari Pemerintah Korea Selatan pada 2006

Kartini bidang jurnalis dari Lions Club Jakarta pada 2006

Wanita Pemberani dari Samsung Award pada 2006 Women of Courage dari Kaukus Perempuan Singapura pada 2005

National Youth Achievement Award dari Pemerintah Singapura pada 1996

Sementara itu, latar belakang pendidikan Meutya Hafid sebagai berikut:


S1: Manufacturing Engineering dari The University of New South Wales Sidney pada 1996 – 2000

S2: Ilmu Politik, Universitas Indonesia pada 2015 – 2018.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Meutya Sebut Pemerintah...
Meutya Sebut Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Pembentukan Lembaga PDP
Komdigi Berencana Wajibkan...
Komdigi Berencana Wajibkan Akun Medsos Cantumkan Nomor HP Pengguna
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Prabowo Beri Bantuan...
Prabowo Beri Bantuan Peralatan Sekolah, Starlink, hingga HP di Pulau Miangas
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved