Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi

Kamis, 17 Oktober 2024 - 17:51 WIB
loading...
Maruf Amin Beberkan...
Wapres Maruf Amin memberikan keterangan kepada media usai menghadiri acara perpisahan dengan jajarannya di Auditorium Istana Wapres, Jakarta, Kamis (17/10/2024). FOTO/SINDOnews/BINTI MUFARIDA
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres) Ma’ruf Amin membeberkan kunci menjaga hubungan harmonis dengan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dalam lima tahun terakhir. Ma'ruf Amin mengaku selalu menempatkan dirinya sebagai pembantu presiden.

"Kan saya bilang bahwa ada hal-hal yang saya sebagai Wakil Presiden membantu Presiden dalam semua aspek. Saya dalam sidang-sidang paripurna atau dalam ratas (rapat terbatas) saya menyampaikan sebagai Wakil Presiden dalam kapasitasnya saya sebagai pembantu Presiden," kata Wapres usai menghadiri acara perpisahan dengan jajarannya di Auditorium Istana Wapres, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Ma'ruf Amin kembali mengatakan kapasitas dirinya sebagai Wapres adalah membantu tugas-tugas Presiden. Apa pun yang dilakukan, hasilnya dilaporkan kepada Presiden.



"Artinya, membantu Presiden sebagai Wakil Presiden dalam tugas-tugas membantu. Sehingga saya menyampaikan apa saja yang menurut saya baik, sesuai dalam hal yang saya diberikan koordinasi, saya menjalankannya dengan baik dan melaporkan hasilnya kepada Presiden," kata Wapres.

"Kalau ada usul apa masalah-masalah yang saya anggap perlu, apa itu Perpres, apa itu kebijakan-kebijakan saya menyampaikan kepada Presiden dan kemudian ditindaklanjuti dalam ratas-ratas," katanya.

Wapres selalu menempatkan sebagai Wakil Presiden bukan sebagai Presiden, sehingga tidak terjadi benturan. "Jadi, tidak ada hal kuncinya karena saya menempatkan diri sebagai wakil presiden ya bukan saya menempatkan diri sebagai presiden, kalau saya sebagai Presiden tabrakan tentu," katanya.

"Tetapi kalau ketika saya memposisikan diri Sebagai wakil presiden, presiden di jalur presiden, saya di jalur wakil presiden. Jadi tidak ada masalah, koordinasinya dengan baik," katanya.

Baca juga: Ma'ruf Amin Mau Fokus Bangun PKB usai Pensiun sebagai Wapres

Ingatkan Gibran Pentingnya Koordinasi

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma'ruf Amin memberikan pesan kepada penggantinya Gibran Rakabuming Raka yang akan dilantik pada 20 Oktober 2024. Ia menekankan pada koordinasi dengan jajaran terkait.

"Ya saya kira pembagian pekerjaan untuk wilayah kerja perbidangannya, saya kira tidak ada masalah, tapi yang penting itu koordinasi," kata Ma'ruf Amin.

Menurutnya, koordinasi dengan Menteri Koordinator harus berjalan dengan baik. Dengan begitu, kinerja pemerintahan akan seirama antara pemimpin dan bawahannya.

"Nah, ini kementerian atau Menteri Koordinator di satu sisi ya, yang melakukan koordinasi terhadap kementerian-kementerian itu harus berjalan efektif kolaboratif dan itu dilaksanakan dengan baik koordinasinya," katanya.

"Kemudian peran Wakil Presiden terhadap tugas-tugas yang diberikan misalnya juga harus dilakukan secara efektif. Melakukan koordinasi terhadap bidang-bidang yang kalau itu berjalan dengan baik," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
BPIP Undang Jokowi dan...
BPIP Undang Jokowi dan Gibran di Upacara Harlah Pancasila, PDIP: Insya Allah Megawati Hadir
Mantan Manajemen Buku...
Mantan Manajemen Buku Gibran End Game Diperiksa terkait Mikhael Sinaga
Pemakzulan Sara Duterte...
Pemakzulan Sara Duterte dan Wacana Pemakzulan Gibran
LHKPN Terbaru, Harta...
LHKPN Terbaru, Harta Kekayaan Wapres Gibran Rp27,9 Miliar
Bertemu Wapres, Josepha...
Bertemu Wapres, Josepha Alexandra Peserta Cerdas Cermat Diberi Motivasi Terus Belajar dan Berprestasi
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
KontraS Tolak Wapres...
KontraS Tolak Wapres Gibran Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Ini Alasannya
Gugatan Bonatua Soal...
Gugatan Bonatua Soal Ijazah Gibran Dikabulkan, KIP Beri Waktu 14 Hari Kemendikdasmen Ajukan Keberatan
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved