Muhammadiyah Desak The Wall Street Journal Ralat Berita soal Uighur

Senin, 16 Desember 2019 - 17:32 WIB
Muhammadiyah Desak The...
Muhammadiyah Desak The Wall Street Journal Ralat Berita soal Uighur
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyesalkan pemberitaan The Wall Street Journal yang menyebut Pemerintah China merayu ormas Islam di Indonesia dengan sejumlah bantuan atau donasi agar tidak mengkritik kekerasan terhadap muslim etnis Uighur di Xinjiang, China.

"Pemberitaan tersebut sangat tidak berdasar dan fitnah yang merusak nama baik Muhammadiyah, NU, dan MUI. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak agar Wall Street Journal meralat berita tersebut dan meminta maaf kepada warga Muhammadiyah," ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam jumpa pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Apabila The Wall Street Journal tidak menyampaikan permintaan maaf, kata dia, bukan tidak mungkin Muhamadiyah akan mengambil langkah hukum. "Apabila hal tersebut tidak dipenuhi, Muhammadiyah akan mengambil langkah hukum sebagaimana mestinya," katanya. (Baca juga: China Isyaratkan Bakal Larang Seluruh Pejabat AS Masuk Xinjiang )

Abdul Mu'ti juga mendesak kepada Pemerintah China untuk lebih terbuka dalam memberikan informasi dan akses masyarakat internasional mengenai kebijakan terhadap masyakarat Uighur.

Muhammadiyah juga meminta Pemerintah China menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM, khususnya kepada masyarakat Uighur dengan dalih apa pun.

"Pemerintah Tiongkok hendaknya menyelesaikan masalah Uighur dengan damai melalui dialog dengan tokoh-tokoh Uighur dan memberikan kebebasan kepada muslim untuk melaksanakan ibadah dan memelihara identitas," kata Abdul Mu'ti.

Sebelumnya, laporan The Wall Street Journal menyebut China membujuk sejumlah organisasi Islam seperti NU, Muhammadiyah, sejumlah media, hingga akademisi di Indonesia agar tak lagi mengkritik dugaan persekusi yang diterima etnis minoritas muslim Uighur di Xinjiang.
(dam)
Berita Terkait
3 Pelanggaran HAM yang...
3 Pelanggaran HAM yang Dilakukan China kepada Warga Muslim Uighur
Soal Muslim Uighur,...
Soal Muslim Uighur, DPR: China Tinggal Buktikan Tak Ada Pelanggaran HAM
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Alihkan Isu Pelanggaran HAM Muslim Uighur
Inggris Umumkan Sanksi...
Inggris Umumkan Sanksi Bisnis Terkait Pelanggaran HAM di Xinjiang
Miliarder Ini Ngaku...
Miliarder Ini Ngaku Tak Peduli Soal Penindasan Muslim Uighur di China
Biden: China Akan Membayar...
Biden: China Akan Membayar Atas Pelanggaran HAM Muslim Uighur
Berita Terkini
Pakar Intelijen Ingatkan...
Pakar Intelijen Ingatkan Semua Lembaga Hormati Proses Hukum
Siaga Kemarau, Pemkot...
Siaga Kemarau, Pemkot Semarang Perkuat Keamanan TPA Jatibarang
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Akui Rumah di Sentul yang Digeledah Polri Miliknya
Prabowo Resmikan 5 Bendungan...
Prabowo Resmikan 5 Bendungan Serentak di Lombok, Aceh, Jateng dan Bali
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jalan Sempoyongan di KPK usai Terjaring OTT
44 Pati TNI AD Resmi...
44 Pati TNI AD Resmi Naik Pangkat, Ini Nama dan Jabatannya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved