Mendagri Dorong Pengembangan Gim di Daerah untuk Buka Lapangan Kerja

Senin, 07 Oktober 2024 - 20:49 WIB
loading...
Mendagri Dorong Pengembangan...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan pengembangan industri gim nasional di daerah. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan pengembangan industri gim nasional di tingkat daerah. Sebab Indonesia belum menggali potensi tersebut dengan maksimal.

Hal ini ditekankan Mendagri pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dirangkaikan dengan Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (7/10/2024).

“Saya selaku Mendagri sangat mendukung kegiatan ini, program nasional ini. Karena ini sesuatu yang menurut saya harta karun,” katanya.

Baca juga: Keliling Bareng Kepala Daerah, Mendagri Sebut IKN Hasil Karya Anak Indonesia

Tito menyampaikan, gim telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak hingga orang dewasa di Indonesia. Sayangnya, Indonesia belum menggali potensi tersebut dengan maksimal, padahal menjadi negara dengan penduduk terbesar nomor empat di dunia. Gim yang ada di Indonesia masih didominasi oleh produk dari luar negeri.

“Melalui ekonomi kreatif ini, di samping dapat mendapatkan tambahan atau lapangan pekerjaan, keuangan, dan lain-lain, saya melihatnya lebih jauh lagi, bagi teman-teman di daerah juga bisa mendapatkan PAD, Pendapatan Asli Daerah,” ucapnya.

Baca juga: Momen Bersejarah, Kepala Daerah Dapat Arahan Langsung dari Presiden di IKN

Manfaat berikutnya dari pengembangan gim lokal yaitu bisa menjadi sarana sosialisasi untuk program-program pemerintah pusat maupun daerah. Mendagri memberi contoh gim terkait penanganan stunting, gim tentang pariwisata, gim tentang konservasi lingkungan, hingga gim tentang kepatuhan di jalan raya.

“Di samping itu yang penting lagi saya kira, manfaat bagi nasionalisme, karena kita tahu bahwa dalam era globalisasi ini, dominasi antarnegara tetap dilakukan untuk hegemoni. Selama ini instrumen yang digunakan militer, sekarang sudah beralih pada non-militer,” ungkapnya.

Tito menyebut, infiltrasi budaya asing masuk ke Indonesia bisa memengaruhi nasionalisme warga negara melalui berbagai gim. Hal ini bisa ditangani dengan menghadirkan pahlawan (hero) nasional di dalam gim. Apalagi ketika gim lokal Indonesia bisa mendunia, semisal di kawasan ASEAN, maka akan bisa memengaruhi pertaruhan budaya dan ideologi berpikir.

“Menampilkan superhero nasional, wisata nasional, daerah Indonesia. Ini akan menjadi promosi yang sangat bagus sekali dan juga membuka wawasan nasionalisme kita,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan, kegiatan ini merupakan sosialisasi untuk mendorong gim lokal Indonesia. Untuk itu, perlu ada rencana aksi 2025 oleh para kepala daerah yang diturunkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026-2029. Hal ini selaras dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

Sandiaga berharap, industri gim yang akan diproyeksikan bisa menyumbang keuntungan miliaran dolar ini bisa berperan aktif dan menjadi pemain global yang diperhitungkan untuk menciptakan kesejahteraan di Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin mengapresiasi Pak Mendagri serta seluruh Pj. gubernur, wali kota, bupati yang hadir, atas arahan Pak Menkomarves bahwa percepatan Perpres 19/2024, ini kita launching hari ini di Kemendagri dan hadir 500 lebih kepala daerah, 552 [kepala daerah offline dan online], dan juga total partisipannya yang hadir hampir 4.000,” ujarnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved