Jokowi: Dialog Satu-satunya Jalan Selesaikan Konflik di Palestina

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 13:14 WIB
loading...
A A A
Memberdayakan perempuan berarti memberdayakan kesejahteraan bagi semua. Kedua, memastikan masa depan yang tangguh untuk kesejahteraan bersama. Indonesia percaya pada masa depan di mana semua bangsa berkembang, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya. Namun, pandemi global dan dampak perubahan iklim telah menunjukkan kepada kita semua bahwa untuk mencapai kesejahteraan bersama, kita harus bekerja sama.

Oleh karena itu, penerapan Pakta untuk Masa Depan penting untuk mempercepat pencapaian SDGs dan meningkatkan kemitraan dan pembangunan berkelanjutan bahkan setelah tahun 2030. Pada saat yang sama, ketegangan geopolitik juga berdampak signifikan pada rantai pasokan global yang memengaruhi lintasan pembangunan Global Selatan, yang banyak di antaranya masih tidak dapat secara bebas menjalankan hak mereka untuk pembangunan. Dalam konteks ini, Indonesia telah mengambil langkah proaktif.

Awal bulan ini, Indonesia menyelenggarakan Forum Indonesia-Afrika ke-2 untuk meningkatkan kerja sama dalam rantai pasokan internasional dan konektivitas dan membangun kolaborasi dalam mempersiapkan tantangan masa depan. Indonesia juga menjadi tuan rumah Forum Air Dunia ke-10 tahun ini. Kami percaya bahwa air adalah elemen penting untuk kesejahteraan bersama.

Ketiga, membangun jembatan… untuk mendorong kolaborasi global. Rekan-rekan, Mentalitas “pemenang mengambil semuanya”, “ambil atau tinggalkan” seharusnya tidak ada lagi saat kolaborasi adalah satu-satunya penawar dalam mengatasi tantangan global saat ini. Bagi Indonesia, dunia di mana satu-satunya pilihan adalah kita versus mereka hanya akan menghasilkan dunia kita atau mereka. Solidaritas global dan tanggung jawab kolektif adalah inti dari Semangat Bandung. Semangat ini membimbing kami melalui Presidensi G20 pada tahun 2022, Kepemimpinan ASEAN pada tahun 2023 & upaya berkelanjutan untuk menyuarakan aspirasi Global Selatan.

Indonesia membayangkan dunia di mana negara-negara berkolaborasi bersama untuk mengatasi tantangan bersama, menegakkan hukum internasional dan melindungi hak asasi manusia dan martabat semua orang. Di Asia Tenggara, ASEAN dengan 650 juta penduduknya telah membuktikan bahwa keberagaman dapat hidup berdampingan dengan stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran. Indonesia juga terus bekerja sama dengan ASEAN untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di Myanmar, melalui penerapan Lima Poin Konsensus ASEAN dan untuk memungkinkan pemulangan Warga Rohingya secara aman dan bermartabat.

Di luar ASEAN, kami juga terus memperdalam keterlibatan kami di kawasan Pasifik untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari arsitektur Indo-Pasifik yang inklusif dan damai, berdasarkan prinsip solidaritas, kesetaraan, dan saling menghormati.

Bapak Presiden, Rekan-rekan…
Perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan akan selalu menjadi inti dari kebijakan luar negeri Indonesia. Indonesia memahami bahwa kepemimpinan global bukanlah sesuatu yang diwariskan atau jatuh dari langit. Kepemimpinan harus diraih melalui usaha kolektif kita. Yakinlah bahwa komitmen Indonesia terhadap perdamaian bersama, kesejahteraan bersama, dan keamanan bersama, akan terus berlanjut di seluruh pemerintahan Indonesia berikutnya. Dengan semangat inilah saya dengan bangga mengumumkan pencalonan Indonesia untuk kursi tidak tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk tahun 2029-2030. Pencalonan ini mencerminkan komitmen mendalam kami untuk berkontribusi terhadap perdamaian dan keamanan global.

Jadi rekan-rekan, Mari kita bekerja sama untuk membangun warisan perdamaian bagi generasi mendatang. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Rekomendasi
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Berita Terkini
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Wabup Maluku Tengah...
Wabup Maluku Tengah Sebut Bimtek Perindo Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Mengakhiri Beban Ganda...
Mengakhiri Beban Ganda Zakat dan Pajak
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Infografis
Khasiat Surat Abasa,...
Khasiat Surat Abasa, Salah Satunya Mendapat Kebaikan di Perjalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved