Kemendagri Tekankan Sinergi Quintuple Helix dalam Pembangunan Desa di Perbatasan

Kamis, 03 Oktober 2024 - 07:02 WIB
loading...
Kemendagri Tekankan...
Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo pada Festival Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI 2024 di Ruang Apung Perpustakaan UI Depok, Jawa Barat, Rabu (2/10/2024). FOTO/IST
A A A
DEPOK - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya pendekatan Quintuple Helix dalam upaya pembangunan desa di wilayah perbatasan dan kepulauan kecil. Dengan pendekatan ini diharapkan pembangunan wilayah perbatasan dan kepulauan kecil lebih efektif dan efisien.

Hal ini disampaikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo pada Festival Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI 2024 di Ruang Apung Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Rabu (2/10/2024). Festival bertema Sosia Saintika: Kelindan Asa dalam Karya Anak Bangsa itu menampilkan diseminasi dan pameran produk serta prototipe hasil program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan solusi inovatif bagi pembangunan desa.

La Ode menegaskan, kolaborasi lintas sektor melalui konsep Quintuple Helix bukan sekadar jargon. Ini merupakan pendekatan strategis yang melibatkan lima elemen penting, pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan lingkungan.

Setiap pihak harus memahami peranannya masing-masing, karena pemerintah memiliki keterbatasan sumber daya dan lebih berperan sebagai pembuat kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi nyata dari berbagai pihak untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

"Dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, kolaborasi Quintuple Helix perlu diharmonisasikan dari perencanaan hingga evaluasi. Setiap elemen memiliki peran penting. Dengan kolaborasi yang harmonis antara berbagai pihak ini, pembangunan wilayah perbatasan dan kepulauan kecil di Indonesia diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien," katanya.

La Ode menerangkan, terdapat 1.952 desa di wilayah perbatasan. Ia memberikan contoh konkret terkait penanganan stunting. Pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri, dan diperlukan peran penting dari semua pihak termasuk dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Ia juga menekankan pentingnya penanganan inflasi di tingkat kabupaten/kota, di mana desa harus memastikan kebutuhan pokok terpenuhi, dimulai dengan pendataan di tingkat keluarga.

Selain pentingnya Quintuple Helix, La Ode juga menyoroti program pelatihan peningkatan kapasitas pemerintah desa yang sedang dilaksanakan Kemendagri untuk mendukung penguatan pemerintahan dan pembangunan di desa. Pelatihan P3PD 2024 mencakup 9 pokok bahasan, antara lain, penyusunan peraturan desa, perencanaan pembangunan desa yang inovatif dan visioner, pengelolaan keuangan desa yang transparan, Gerakan PKK dan Posyandu, kewirausahaan desa, pengelolaan data dan informasi desa, hingga materi kepemimpinan.

"Melalui pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa yang sedang berlangsung saat ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan nasional. Desa maju, daerah maju, Indonesia maju," kata La Ode.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Safrizal ZA: Penyusunan...
Safrizal ZA: Penyusunan RDTR Perlu Kepastian Wilayah Administrasi agar Tak Gagal Susun
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Rekomendasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved