Ini Penampakan Uang Rp372 Miliar yang Disita Kejagung, Ditaruh Kardus, Koper, dan Brankas

Kamis, 03 Oktober 2024 - 06:51 WIB
loading...
Ini Penampakan Uang...
Kejagung memperlihatkan uang tunai Rp372 miliar di Gedung Kartika Kejagung, Rabu (2/10/2024). Uang itu hasil penyitaan dari kasus TPPU PT Duta Palma. FOTO/SINDOnews/NUR KHABIBI
A A A
JAKARTA - Penampakan uang sitaan Kejaksaan Agung ( Kejagung ) sebanyak Rp372 miliar hasil penggeledahan terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam korupsi korporasi PT Duta Palma Group menarik perhatian. Ratusan miliar uang tunai itu diperlihatkan kepada publik dengan wadah kardus, koper, hingga brankas.

Uang ratusan miliar itu disita Kejagung saat menggeledah Gedung Palma Tower, lantai 22, 23, dan 24, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Uang itu kemudian dibawa ke Gedung Kartika Kejagung dan tiba pada Rabu (2/10/2024) sekitar pukul 20.47 WIB.

Uang tersebut diangkut menggunakan dua mobil boks. Setelah terparkir di depan Gedung Kartika Kejagung, terlihat petugas mengeluarkan belasan kardus dan tiga filling cabinet dari dua mobil yang dimaksud.



Uang ratusan miliar itu kemudian ditampilkan saat konferensi pers penyitaan kasus PT Duta Palma Group. Saat diperlihatkan itu, terlihat sejumlah mata uang asing berupa Rupiah, Dolar Singapura, Dolar Amerika, dan Yen Jepang.

Terlihat, uang tersebut ada yang diletakkan dalam kardus dan filling cabinet. Ada juga yang dimasukkan ke dalam koper dan bertuliskan Rp5 miliar untuk masing-masing koper. Setidaknya, terdapat sembilan koper berisi uang yang dihadirkan dalam konferensi pers tersebut.

Uang hasil penyitaan selama dua hari ini, diperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari Rp350 miliar. "Estimasi atau perkiraan Rupiah adalah sejumlah Rp372 miliar dari penggeledahan yang pertama dan yang kedua," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar saat konferensi pers penyitaan.

Baca juga: Kejagung Sita Uang Tunai Rp372 Miliar dari Kasus PT Duta Palma, Ini Penampakannya

Dalam kasus ini Kejagung telah menyita Rp450 miliar. Uang tunai itu dimasukkan ke dalam 450 kantong plastik dengan nilai Rp1 miliar per kantong plastik. Kejagung menyatakan ada bukti-bukti tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Duta Palma Group sebagai korporasi. Total, ada tujuh korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan pencucian uang terkait perkebunan kelapa sawit di Indra Giri Hulu. Ketujuh tersangka korporasi itu ialah PT Palma Satu, PT Siberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Kencana Amal Tani, PT Asset Pacific, dan PT Darmex Plantations.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved