Jago PDIP di Pilkada Kota Surabaya Diumumkan Hari Ini
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Kader PDIP Surabaya Mati-matian Menangkan Calon Pilihan Megawati ).
Adapun empat paslon provinsi yang akan diumumkan yakni: Jambi, Kepri, Kaltara, dan Sulteng. Paslon PDIP untuk Pilkada Kota Surabaya dipastikan akan menarik perhatian publik.
Menurut Hasto, pengumuman calon kepala daerah gelombang IV sekaligus mengakhiri proses internal di partai dalam menyeleksi calon pemimpin terbaik untuk ditawarkan kepada rakyat dalam Pilkada Serentak 2020.
"Bagi PDI Perjuangan, pilkada menjadi momentum konsolidasi partai. Partai serius menyiapkan calon-calon terbaik yang ditawarkan kepada rakyat, sebagai penentu. Selama ini mekanisme di internal Partai telah berjalan secara sistemik," ucap Hasto.
"Kebijakan partai tetap lebih mendahulukan kader sendiri untuk diusung. Akan tetapi, karena pertimbangan elektoral yang tak memadai di beberapa pilkada, partai membuka diri dan mengusung calon dari kalangan profesional, purnawirawan TNI dan Polri, serta mereka yang meniti karier di jalur birokrasi, tokoh masyarakat, dan pemimpin muda," pungkas Hasto.
Adapun empat paslon provinsi yang akan diumumkan yakni: Jambi, Kepri, Kaltara, dan Sulteng. Paslon PDIP untuk Pilkada Kota Surabaya dipastikan akan menarik perhatian publik.
Menurut Hasto, pengumuman calon kepala daerah gelombang IV sekaligus mengakhiri proses internal di partai dalam menyeleksi calon pemimpin terbaik untuk ditawarkan kepada rakyat dalam Pilkada Serentak 2020.
"Bagi PDI Perjuangan, pilkada menjadi momentum konsolidasi partai. Partai serius menyiapkan calon-calon terbaik yang ditawarkan kepada rakyat, sebagai penentu. Selama ini mekanisme di internal Partai telah berjalan secara sistemik," ucap Hasto.
"Kebijakan partai tetap lebih mendahulukan kader sendiri untuk diusung. Akan tetapi, karena pertimbangan elektoral yang tak memadai di beberapa pilkada, partai membuka diri dan mengusung calon dari kalangan profesional, purnawirawan TNI dan Polri, serta mereka yang meniti karier di jalur birokrasi, tokoh masyarakat, dan pemimpin muda," pungkas Hasto.
(zik)
Lihat Juga :