Reforma Agraria Harus Berpihak pada Kaum Marjinal dan Masyarakat Miskin

Jum'at, 27 September 2024 - 19:04 WIB
loading...
Reforma Agraria Harus...
Dirjen Penataan Agraria Dalu Agung Darmawan menyebut, Reforma Agraria harus menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Agraria, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan misi utama dari reforma agraria yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Hal itu terungkap dalam Diskusi Tim Perumus Reforma Agraria (RA) Summit Bali 2024 dengan tema “Menata Agraria Pro Poor yang Adil dan Berkelanjutan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Dalu Agung Darmawan menyebut, Reforma Agraria harus menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Hari Tani Nasional, Petani Desak Prabowo-Gibran Lakukan Reforma Agraria

"Diskusi ini jadi pemantik bagaimana reforma agraria ke depan bisa betul-betul menciptakan sebuah kerangka yang pro terhadap kaum rentan, kaum marjinal, terhadap masyarakat miskin,” katanya di Gedung Blenong BPN, Kota Bogor, Jumat (27/9/2024).

Dia menilai diskusi ini menjadi salah satu kesempatan untuk refleksi hal terkait pengelolaan agraria/pertanahan. Seperti halnya melalui hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria yang tentu saja memerlukan berbagai peraturan perundang-undangan turunannya. “Saat ini peraturan tersebut sedang kita coba selesaikan,” ungkapnya.

Baca juga: Danjen Kopassus Kunjungi Pasukan Khusus Terbaik Dunia di Australia

Dia tidak menampik jika selama ini pelaksanaan reforma agraria masih menemukan banyak tantangan, sehingga dibutuhkan titik temu untuk memutuskan langkah strategis dalam menata Reforma Agraria.

“Tentu saja Pak Menteri juga selalu memberi guideline terkait (tantangan reforma agraria, red) ini. Saya harapkan adanya output berupa rekomendasi sebagai bahan pertimbangan keputusan terkait pengelolaan sumber daya agraria,” katanya.

Hadir dalam diskusi tersebut Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat Dwi Budi Martono; Direktur Landreform Rudi Rubijaya; Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria Sukiptiyah; Direktur Pengendalian Hak Tanah Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Andi Renald; serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Budi Jaya serta cendekiawan Agraria dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Endriatmo Sutarto; serta perwakilan Badan Bank Tanah dan CSO.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved