Anggota Komisi IX DPR Protes Dokter Reisa Tak Lagi di Satgas COVID-19

Kamis, 27 Agustus 2020 - 16:39 WIB
loading...
Anggota Komisi IX DPR...
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay protes kepada Satgas Penanganan COVID-19 dan PEN karena dr Reisa Broto Asmoro tidak lagi masuk ke struktur Satgas Penanganan COVID-19. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay protes kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasiona (PEN) karena dr Reisa Broto Asmoro tidak lagi masuk ke struktur Satgas Penanganan COVID-19. Padahal menurutnya, dr Reisa bisa meningkatkan imunitas saat menonton laporan Satgas setiap harinya.

Hal ini disampaikan Saleh dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta menyusul protesnya karena Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (Yuri) didepak dari Satgas COVID-19 yang baru dibentuk. Terlebih, tidak adanya pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selain Menkes Terawan Agus Putranto yang masuk ke dalam Satgas. (Baca juga: Temukan Kasus Positif COVID-19, Sebanyak 29.663 Spesimen Diperiksa Hari Ini)

“Dari organisasi satgas dulu, tadi dikutip sama beberapa anggota soal dihilangkannya orang Kemenkes dari Satgas, sekarang dimasukkan setelah dikritik, setelah ribut sana-sini. Beberapa (orang) saya telepon, Pak Yuri, Pak Menkes saya bisikin, Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal) Kemenkes saya bisikin juga, seakan-akan Pak Yuri dipecat dari Gugus Tugas, dulu kan di Gugus Tugas, setelah berganti Satgas enggak ada namanya,” ujar Saleh, Kamis (27/8/2020).

Pelaksana harian (Plh) Ketua Fraksi PAN ini mengaku bingung kenapa orang Kemenkes dicopot dari organisasi penanganan kesehatan di Indonesia. Hanya Menkes saja yang awalnya masuk tapi, Menkes itu karena posisinya Wakil Satgas maka hanya tataran kebijakan, sementara implementasi dan teknis tidak ada orang dari Kemenkes.

“Namun, sekarang namanya sudah masuk, semoga bisa memperkuat,” harap Saleh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
Dukung Penghapusan Tunggakan...
Dukung Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan, Edy Wuryanto: Langkah Progresif
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Penyakit Ancam Pengungsi,...
Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved