Lebanon Diguncang Ledakan Perangkat Komunikasi, Kemlu Pastikan 152 WNI Aman

Sabtu, 21 September 2024 - 08:25 WIB
loading...
Lebanon Diguncang Ledakan...
Kemlu melalui KBRI Beirut memastikan 152 WNI yang berada di Lebanon dalam kondisi aman. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) melalui KBRI Beirut melaporkan telah terjadi ledakan pada perangkat komunikasi yang digunakan ribuan WN Lebanon pada 17-18 September lalu.

Berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan Lebanon, insiden tersebut menewaskan 32 orang dan mengakibatkan 4.250 orang luka. Dari jumlah tersebut 300 di antaranya dalam kondisi kritis.

"KBRI Beirut telah menjalin komunikasi dengan para WNI di Lebanon. Sejauh ini, tidak ada WNI yang menjadi korban," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha, Sabtu (21/9/2024).

Baca juga: 5 Misteri Serangan Pager dan Walkie-Talkie Hizbullah, Salah Satunya Operasi Intelijen yang Terkoordinasi

Judha mengatakan, KBRI terus memonitor perkembangan, melakukan komunikasi intensif dengan WNI. Serta terus mengimbau WNI agar dapat mengikuti proses evakuasi yang dipersiapkan KBRI Beirut.

Diketahui, sejak pecah konflik pada 7 Oktober, KBRI Beirut menetapkan Siaga 1 di Wilayah Lebanon Selatan pada 10 Oktober 2023 dan ditingkatkan Siaga 1 di seluruh Wilayah Lebanon sejak 4 Agustus 2024.

Baca juga: Jenderal Kopassus Ini Bertaruh Nyawa Menyamar Jadi Kuli Pasar demi Memata-matai Musuh

Berdasarkan data KBRI Beirut, saat ini terdapat 152 WNI yang menetap di Lebanon. Sejak penetapan Siaga 1 dan KBRI telah memfasilitasi kepulangan 25 orang WNI dalam tiga tahap gelombang.

"Sedang sebagian besar lainnya memilih untuk tetap tinggal di Lebanon. WNI yang masih bertahan di Wilayah Lebanon tersebut mayoritas sebagai mahasiswa,"ucapnya.

Bagi masyarakat dan keluarga yang ingin mengetahui informasi terkait Lebanon dapat menghubungi omor Hotline KBRI Beirut: +961 70 817 310
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
TNI Lepas 744 Personel...
TNI Lepas 744 Personel Satgas TNI Konga UNIFIL Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
Kemlu Tegaskan Pembebasan...
Kemlu Tegaskan Pembebasan 9 WNI Ditangkap Israel Jadi Prioritas
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved