Amien dan Din Vokal, Pengamat Sebut PAN Tak Identik dengan Muhammadiyah

Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:07 WIB
loading...
Amien dan Din Vokal,...
Dua mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais dan Din Syamsuddin dinilai kritis terhadap kebijakan pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais dan Din Syamsuddin dinilai kritis terhadap kebijakan pemerintah . Sementara PAN yang lahir dari tokoh Muhammadiyah terkadang tampak mesra dengan pemerintah seperti yang ditunjukkan kepemimpinan Zulkifli Hasan (Zulhas) di PAN.

(Baca juga: Berharap Balik ke Partai, Sekjen PAN Sebut Amien Rais Tak Perlu Dirayu-Rayu)

Bahkan, PAN di era Zulhas cenderung membangun komunikasi dengan pengurus Muhammadiyah yang ada saat ini. Analis politik asal UIN Jakarta, Bakir Ihsan menyatakan, ibarat pepatah 'buah jatuh tak jauh dari pohonnya' tidak berlaku bagi Muhammadiyah dan PAN.

(Baca juga: Loyalis Amien Rais Anggap Tak Ada Manfaatnya Komentari Sekjen PAN)

"Walaupun PAN lahir dari tokoh Muhammadiyah, namun faktanya PAN tidak identik dengan Muhammadiyah khususnya dalam sikap politiknya," kata Bakir saat dihubungi SINDOnews, Kamis (27/8/2020).

Menurut Bakir, sebenarnya ada kesamaan dalam hal sikap kritisnya, namun ekspresinya berbeda tergantung pada pemimpinnya. Menurut dia, Muhammadiyah waktu dipimpin Amien Rais dan Din Syamsuddin tetap kritis terhadap pemerintah.

Namun, PAN juga pada titik tertentu mengambil sikap kritis, misalnya menterinya keluar dari kabinet Joko Widodo (Jokowi) pada periode lalu. "Tentu sikap kritis PAN sebagai partai politik kalkulasinya lebih fleksibel karena tidak ada lawan abadi," ujar Bakir menandaskan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Rekomendasi
Paula Verhoeven Mohon...
Paula Verhoeven Mohon Doa untuk Kiano yang Tengah Dirawat di RS
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved