Profil Saifullah Yusuf, Sekjen PBNU yang Bakal Dilantik Menjadi Mensos
Rabu, 11 September 2024 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Kala itu, Gus Ipul ia ingin menjadi guru madrasah. Keinginannya ini dipengaruhi oleh ayahnya yang merupakan pegawai Departemen Agama juga guru agama di SD dan SMP. Gus Ipul bercita-cita menjadi guru madrasah, karena melihat kondisi madrasah yang menyedihkan.
Cita-cita tersebut tampaknya juga dipengaruhi oleh ayahnya, Ahmad Yusuf Cholil, yang merupakan seorang pegawai Departemen Agama dan juga seorang guru agama di SD dan SMP. Gus Ipul menempuh pendidikan dasar dan menengah di pesantren di Jombang.
Selama sekolah ia terkenal mudah bergaul dengan semua kalangan, termasuk dengan yang berbeda agama. KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang merupakan pamannya, menyuruh Gus Ipul kuliah di Jakarta selepas SMA. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Nasional sambil menimba ilmu langsung kepada Gus Dur yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
Berikut ini profil singkat Gus Ipul:
Tempat Tanggal Lahir: Pasuruan, 28 Agustus 1964
Pendidikan :
- Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, selesai tahun 1979
- Sekolah Menengah Pertama Islam Pasuruan, selesai tahun 1981
- Sekolah Menengan Persiapan Pembangunan Negeri Pasuruan, selesai tahun 1985
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta selesai tahun 2005
Organisasi :
- Ketua Senat FISIP Unas Jakarta
- Ketua HMI Cabang Jakarta
- Pengurus Pusat IPNU
- Ketua Pimpinan Pusat IPNU, tahun 1990–1995
- Wakil Sekjen PP GP Ansor tahun 1996
- Sekjen AMNU 7
- Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa
- Ketua Umum PP GP Ansor
Karier politik :
- Anggota DPR RI dari PDIP
- Sekjen PKB (2002)
- Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (2004-2007)
- Wakil Gubernur Jawa Timur (2009-2014) (2014-2019)
- Wali Kota Pasuruan.
Cita-cita tersebut tampaknya juga dipengaruhi oleh ayahnya, Ahmad Yusuf Cholil, yang merupakan seorang pegawai Departemen Agama dan juga seorang guru agama di SD dan SMP. Gus Ipul menempuh pendidikan dasar dan menengah di pesantren di Jombang.
Selama sekolah ia terkenal mudah bergaul dengan semua kalangan, termasuk dengan yang berbeda agama. KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang merupakan pamannya, menyuruh Gus Ipul kuliah di Jakarta selepas SMA. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Nasional sambil menimba ilmu langsung kepada Gus Dur yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
Berikut ini profil singkat Gus Ipul:
Tempat Tanggal Lahir: Pasuruan, 28 Agustus 1964
Pendidikan :
- Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, selesai tahun 1979
- Sekolah Menengah Pertama Islam Pasuruan, selesai tahun 1981
- Sekolah Menengan Persiapan Pembangunan Negeri Pasuruan, selesai tahun 1985
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta selesai tahun 2005
Organisasi :
- Ketua Senat FISIP Unas Jakarta
- Ketua HMI Cabang Jakarta
- Pengurus Pusat IPNU
- Ketua Pimpinan Pusat IPNU, tahun 1990–1995
- Wakil Sekjen PP GP Ansor tahun 1996
- Sekjen AMNU 7
- Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa
- Ketua Umum PP GP Ansor
Karier politik :
- Anggota DPR RI dari PDIP
- Sekjen PKB (2002)
- Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (2004-2007)
- Wakil Gubernur Jawa Timur (2009-2014) (2014-2019)
- Wali Kota Pasuruan.
(zik)
Lihat Juga :