BMKG: Jakarta Dekat Sumber Gempa Megathrust Selat Sunda, Potensi Kekuatan M8,7

Selasa, 10 September 2024 - 17:28 WIB
loading...
BMKG: Jakarta Dekat...
BMKG mengingatkan Jakarta merupakan daerah yang berada dekat sumber gempa zona megathrust di Selat Sunda. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Jakarta merupakan daerah yang berada dekat sumber gempa zona megathrust di Selat Sunda, dengan potensi kekuatan Magnitudo (M) 8,7.

“Kalau kita berbicara terkait Jakarta ya, jadi Jakarta itu dekat dengan jika dikaitkan dengan gempa megathrust, Jakarta ini dekat dengan sumber megathrust yang ada di Selat Sunda,” ujar Penanggung Jawab Tim Diseminasi Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Septa Anggraini dalam dialog Kesiapsiagaan Provinsi DKI Jakarta Terhadap Ancaman Gempa Bumi Megathrust, di Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Septa mengungkapkan dari skenario para pakar gempa megathrust di Selat Sunda bisa berpotensi dengan kekuatan M8,7. “Megathrust itu apa sih? Megathrust di Selat Sunda ini adalah, megathrust itu adalah zona gempa, zona di mana jadi seharusnya di sana di segmen Selat Sunda, megathrust Selat Sunda ini, ini ada akumulasi energi 8,7.”

Baca juga: Ancaman Nyata Megathrust, BNPB Beberkan Sejumlah Historis Gempa dan Tsunami

Septa mengatakan, gempa terakhir di zona megathrust Selat Sunda tercatat terjadi pada 1757 lalu. “Nah terakhir gempa ini terjadi 1757, nah catatan kita itu ini menjadi tantangan ya, menjadi tantangan, kita itu baru punya catatan gempa di megathrust ini 1757, selama 200 tahun yang lalu,” katanya.

Septa pun membandingkan Indonesia dengan Jepang, dia mengatakan, Jepang telah memiliki catatan sejarah gempa hingga 1.000 tahun yang lalu. Sementara, Indonesia baru memiliki catatan gempa sekitar 200 tahun lalu.

Baca juga: Ini Daftar 7 Wilayah Zona Merah Tsunami Gempa Megathrust di Bengkulu

“Jadi sebelum sebelum itu kita belum punya catatan sejarahnya. Jadi kita belum bisa melihat perilaku gempa ini seperti Jepang. Jepang itu bahkan 1.000 tahun yang lalu, sekitar di tahun 600 itu sudah ada catatan gempanya. Nah terakhir di Selat Sunda ini terjadi gempa pada 1757 dengan kekuatan 7,5,” katanya.

Septa kembali menegaskan tidak ada yang bisa memprediksi kapan terjadi pastinya gempa. Bahkan, negara maju seperti Jepang pun tidak bisa memprediksi kapan gempa terjadi.

“Nah ini yang ditunggu-tunggu oleh para pakar tapi ini potensi gitu kan, ya bukan prediksi kita tidak tahu bahkan Jepang negara yang teknologinya maju seperti Jepang itu tidak bisa memprediksi kapan terjadi pastinya gempa. Nah potensi-potensi itu ada nyata, nyata,” katanya.

Septa mengatakan dengan sejarah gempa yang telah tercatat maka bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia untuk menata mitigasi ketika terjadi bencana.

“Sejarah gempa, sejarah gempa masa lampau ya, memang ini fakta terjadi gitu, fakta terjadi dan harus kita sikapi bahwa ini memang terjadi. Dan bagaimana ini bisa kita jadikan pelajaran untuk menata mitigasi, menata mitigasi kita,” tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Rekomendasi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
Gempa M5,8 di Sukabumi,...
Gempa M5,8 di Sukabumi, Dirasakan di Jakarta hingga Tangsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved