PKB Go Public, Cak Imin Beberkan soal Transisi Kepemimpinan
Minggu, 08 September 2024 - 17:11 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau Gus Muhaimin menegaskan, PKB akan terbuka kepada kelompok mana pun, pada Minggu (8/9/2024). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ) atau Gus Muhaimin menegaskan, PKB akan terbuka kepada kelompok mana pun selama lima tahun ke depan. Bukan hanya kepada kelompok Nahdlatul Ulama (NU).
"Lima tahun ke depan ini PKB tidak hanya untuk Nahdlatul Ulama tetapi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya, Minggu (8/9/2024).
Cak Imin menyiratkan kepengurusan PKB periode 2024-2029 akan menjadi periode terakhirnya memimpin partai tersebut. Ia mengaku tengah mempersiapkan transisi agar PKB menjadi partai politik yang lebih terbuka dan melakukan regenerasi kepemimpinan dengan kader-kader muda.
"Karena masa transisi PKB go public, ya kira-kira lima tahun ini terakhir saya akan memimpin,” ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin merespons pengesahan struktur kepengurusan partai hasil muktamar PKB Bali, oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Gus Muhaimin mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah kepada PKB. Di sisi lain, dia menilai bahwa pengesahan ini juga menandakan dimulainya tugas berat yang harus dijalankan.
"Lima tahun ke depan ini PKB tidak hanya untuk Nahdlatul Ulama tetapi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya, Minggu (8/9/2024).
Cak Imin menyiratkan kepengurusan PKB periode 2024-2029 akan menjadi periode terakhirnya memimpin partai tersebut. Ia mengaku tengah mempersiapkan transisi agar PKB menjadi partai politik yang lebih terbuka dan melakukan regenerasi kepemimpinan dengan kader-kader muda.
"Karena masa transisi PKB go public, ya kira-kira lima tahun ini terakhir saya akan memimpin,” ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin merespons pengesahan struktur kepengurusan partai hasil muktamar PKB Bali, oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Gus Muhaimin mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah kepada PKB. Di sisi lain, dia menilai bahwa pengesahan ini juga menandakan dimulainya tugas berat yang harus dijalankan.
Lihat Juga :