Pangdam Ingatkan Pedemo Tak Dekati Gedung MPR Saat Pelantikan Jokowi

Senin, 14 Oktober 2019 - 18:04 WIB
Pangdam Ingatkan Pedemo...
Pangdam Ingatkan Pedemo Tak Dekati Gedung MPR Saat Pelantikan Jokowi
A A A
JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono memastikan pada 20 Oktober mendatang tidak ada pemberian izin terhadap aksi unjuk rasa sebagaimana instruksi kepada Kapolda dan Kodam Jaya.

Jika nantinya ada unjuk rasa maka itu termasuk kegiatan ilegal. Eko mengimbau kepada seluruh pengunjuk rasa agar tidak mendekati Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada tanggal 20 Oktober.

“Kaitannya dengan clearance sesuai instruksi kepada pihak Kapolda dan Kodam Jaya bahwa untuk pada tanggal 20 Oktober pemberitahuan adanya unjuk rasa tidak akan diproses. Sehingga kalaupun ada unjuk rasa, itu bahasanya tidak resmi atau ilegal,” kata Eko seusai Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Karena itu, Eko melanjutkan, pihaknya sudaj menyiapkan paramater di sekitar Kompleks Parlemen dan sudah dibuat pengamanan sebagaimana halnya menghadapi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Tidak ada yang spesifik terkait pengamanan 20 Oktober nanti,” ujar Eko.

Namun demikian, Eko mengimbau kepada para pengunjuk rasa untuk tidak mendekati Kompleks Parlemen Senayan. Dia juga mengajak semua pihak untuk menyaksikan prosesi pelantikan presiden dan wapres terpilih secara khidmat.

“Kami hanya mengimbau pengunjuk rasa tidak ada yang mendekati Gedung DPR/MPR. Mari kita saksikan pelantikan presiden dan wapres terpilih secara khidmat,” tuturnya.

Karena, sambung dia, ini adalah pekerjaan besar bangsa ini yang mana acara tersebut akan dihadiri setidaknya delapan kepala negara dan sembilan utusan khusus kepala pemerintahan atau negara. Total ada 17 perwakilan negara asing di luar duta besar.

“Mari tunjukkan Indonesia sebagai bangsa beradab dan ramah. Apa pun perbedaan kita mari kita singkirkan, inilah gong hasil pemilu lalu,” serunya.
(dam)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved