Anies Beri Sinyal Dirikan Parpol, Hidayat Nur Wahid PKS: Saya Doakan Beliau Sukses
Selasa, 03 September 2024 - 13:25 WIB
loading...
Anies Baswedan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anies Baswedan memberi sinyal akan mendirikan ormas atau parpol setelah gagal maju Pilkada 2024. Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Hidayat Nur Wahid mendoakan rencana ini bisa berjalan dengan lancar.
"Saya doakan beliau agar sukses dengan partai barunya atau partai yang beliau akan buat," kata pria yang akrab disapa HNW di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Menurut HNW, wacana mendirikan partai politik (parpol) merupakan suatu hal yang wajar dilakukan oleh siapa pun yang mempunyai keinginan untuk lebih kuat lagi berkontribusi bagi Indonesia. Wakil Ketua MPR RI itu pun menyinggung langkah tersebut pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Dulu Pak SBY ketika beliau mencalonkan diri sebagai wakil presiden di MPR bertarung dengan Pak Hamzah Haz dan lain sebagainya beliau kalah kan, dan akhirnya beliau bikin Demokrat, dan akhirnya beliau menang sebagai presiden 2004," ujar HNW.
Diketahui, pada 23 Juli 2001, Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI menggantikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dimakzulkan MPR RI. Naiknya Megawati menjadi presiden membuat kursi wakil presiden yang sebelumnya diduduki putri Soekarno (Bung Karno) itu kosong.
"Saya doakan beliau agar sukses dengan partai barunya atau partai yang beliau akan buat," kata pria yang akrab disapa HNW di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Menurut HNW, wacana mendirikan partai politik (parpol) merupakan suatu hal yang wajar dilakukan oleh siapa pun yang mempunyai keinginan untuk lebih kuat lagi berkontribusi bagi Indonesia. Wakil Ketua MPR RI itu pun menyinggung langkah tersebut pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Dulu Pak SBY ketika beliau mencalonkan diri sebagai wakil presiden di MPR bertarung dengan Pak Hamzah Haz dan lain sebagainya beliau kalah kan, dan akhirnya beliau bikin Demokrat, dan akhirnya beliau menang sebagai presiden 2004," ujar HNW.
Diketahui, pada 23 Juli 2001, Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI menggantikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dimakzulkan MPR RI. Naiknya Megawati menjadi presiden membuat kursi wakil presiden yang sebelumnya diduduki putri Soekarno (Bung Karno) itu kosong.
Lihat Juga :