Kesaksian Jenderal Kopassus saat Timtim Lepas dari Indonesia, Suasana Mencekam, 2 Kubu Saling Bunuh

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 06:28 WIB
loading...
A A A
“Mengenai Timtim, insya Allah pokoknya mulai 1 Januari 2000 kita tidak mengenal masalah Timtim lagi, enggak mau dipersukar oleh masalah yang sebenarnya tidak perlu ada. Jika rakyat Timtim tidak mau tawaran otonomi yang diperluas, lebih baik wilayah itu berpisah sebagai kawan. Jadi selamat jalan, you tentukan sendiri, saya tidak mau ikut campur. Saya minta saudara-saudara kita di Indonesia tidak turut campur,” ujar Habibie.

Penegasan Presiden Habibie pun langsung memicu kegelisahan di masyarakat pro integrasi di Timtim. Eksodus besar-besaran terjadi di awal Maret 1999, Tidak hanya masyarakat umum tapi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengungsikan keluarganya keluar dari Timtim.

Di sisi lain, kelompok pro kemerdekaan mulai berani terang-terangan melakukan perlawanan. Mereka semakin menunjukkan eksistensinya dengan melakukan intimidasi, pemerasan dari rumah ke rumah.

Aksi Penculikan, Penembakan, Pembunuhan Marak

Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Desa Uato-Lari Viqueque gugur ditembak GPK. Begitu juga di Baucau, seorang anggota Polri asal Bali Sertu I Made Koji gugur ditembak GPK saat hendak menelepon di wartel. Termasuk seorang guru SD Abel Martin yang juga ditembak di wilayah Faturase, Bobonaro.

Merasa ditinggalkan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia, kelompok pro integrasi mulai mengorganisasikan diri dalam kelompok perlawanan atau milisi seperti Pasukan Aitarak pimpinan Eurico Guterres di Dili, Pasukan Besi Merah Putih (BMP) pimpinan Domingus Sousa. Pasukan Pejuang Junior Merah Putih atau Bebui Junior 59 di Viqueque dipimpin Bupati Martinho Fernandez, Hadomi Merah Putih (HMP) dipimpin Bupati Manatuto Vidal Doutel Sarmento dan sebagainya.

Bentrokan antara kedua kubu yang berseberangan semakin meningkat, seorang pro kemerdekaan bernama Bendito ditembak pada 14 Februari 1999, kemudian bentrokan di Liquica Laran pada 15 Februari 1999 membuat satu orang pro kemerdekaan tewas. Selang beberapa hari kemudian bentrokan juga mengakibatkan dua orang pro kemerdekaan tewas dan satu luka.

Kesaksian Jenderal Kopassus saat Timtim Lepas dari Indonesia, Suasana Mencekam, 2 Kubu Saling Bunuh

Pasukan Interfet dikawal TNI menuju Dili dari Bandara Komora pascajajak pendapat. Foto/istimewa

Pada 24 Februari 1999, kerusuhan terjadi di Becora, Dili. Dalam bentrokan itu, dua orang pro kemerdekaan ditembak dan satu anggota TNI gugur. Bahkan, di Maubara, sebanyak 100 orang pro otonomi disandera kubu pro kemerdekaan. Tidak hanya itu, dua orang pro otonomi yang diculik di Baucau ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Di Maliana, pada 19 Maret 1999 ditemukan empat orang pro otonomi tewas ditembak. Begitu juga di Baucau, ditemukan dua jenazah anggota TNI yang diculik kubu pro kemerdekaan sejak 7 Maret 1999. Bahkan, sejak opsi II yakni kemerdekaan bagi Timtim diumumkan sampai jajak pendapat tercatat 25 orang pro otonomi tewas, tujuh orang lka dan 119 orang dilaporkan hilang, diculik, atau disandera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Rekomendasi
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Berita Terkini
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Prabowo: Banyak yang...
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling
Prabowo Minta Aparat...
Prabowo Minta Aparat Introspeksi Diri: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved