Paus Fransiskus Akan Pimpin Misa Kudus di GBK, Jemaat Diminta Hadir Tepat Waktu

Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:59 WIB
loading...
Paus Fransiskus Akan...
Ketua Panitia Pelaksana Panitia Kunjungan Bapa Suci Fransiskus, Ignasius Jonan meminta kepada jemaat untuk hadir tepat waktu saat ingin menghadiri misa Kudus. Foto/SINDOnews/Widya Michella
A A A
JAKARTA - Ketua Panitia Pelaksana Panitia Kunjungan Bapa Suci Fransiskus, Ignasius Jonan meminta kepada jemaat untuk hadir tepat waktu saat ingin menghadiri misa Kudus yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada 5 September 2024 mendatang. Sebab nantinya pintu akan ditutup 30 menit sebelum acar dimulai.

Diketahui Misa Kudus akan dimulai pada jam 17.00 hingga pukul 18.30 malam. Untuk pintu masuk di stadion utama dan madya dibuka setelah pukul 12.00 WIB.

"Jadi mulai kedatangan peserta atau hadirin atau umat, itu mulai jam 12 siang. pintu akan ditutup 30 menit sebelum bapak paus tiba di GBK estimasi tibanya mungkin sekitar 16.15 atau 16.20 WIB. jadi ya mestinya setengah 4 akan diclose pintunya," kata Ignasius Jonan kepada wartawan di kantor KWI, Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Baca juga: Uskup Agung Ungkap Peran Penting Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia

"Mudah-mudahan para peserta itu hadir sebelum 15.30 WIB itu sudah tiba. setelh itu pintunya akan ditutup. ini dibuka mulai jam 12 supaya tidak penuh dan sebagainya," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengucapkan terima kasih atas dukungan pemprov DKI Jakarta yang mengeluarkan imbauan untuk melakukan wfh atau work from home di Jakarta pada tanggal 5 September 2024.

Terutama daerah perkantoran yg berada di sekitar senayan karena dia mengatakan akan ada 2 acara, yaitu misa kudus di GBK yang dihadiri 80 ribu orang lebih plus dan acara international sustainable forum yang juga di sekitar Kompleks GBK.

"Yang lain ini mudah-mudahan diadjustnya setelah selesai misa, itu jam 18.30 akan berangsur-angsur umat itu kembali," katanya.

Selain itu, bagi umat yang berasal dari luar Jabodetabek, pihak panita menyediakan kantong-kantor untuk parkir. "Dan diatur supaya tidak terlalu mengganggu kegiatan masyarakat lainnya pada hari itu," ucapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, tidak adanya pendaftaran di lokasi atau walk in. Sehingga semua itu sudah ada undangannya yang diatur oleh KWI melalui berbagai keuskupan dan itu diturunkan berbagai gereja atau paroki.

"Kalau yang tidak punya undangan bagaimana, kalau saran saya pribadi ini sebaiknya nonton tv di rumah, kan ada tv pool dan disharing dan tanpa berbayar dan setiap gereja kalau berkenan fasilitas layanan live streaming sehingga bisa hadir di gereja atau dirumah nonton televisi," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Perwakilan Ormas Katolik...
Perwakilan Ormas Katolik Imbau Laporan soal Ceramah JK Dicabut: Itu Hanya Editan
Kasus Paroki Aek Nabara...
Kasus Paroki Aek Nabara Hampir Selesai, Stafsus Menag Sebut Peran Penting Seskab Teddy
JK Tegaskan Ceramahnya...
JK Tegaskan Ceramahnya Tidak Bicarakan Dogma Agama
JK Murka Dituduh Nistakan...
JK Murka Dituduh Nistakan Agama oleh Para Pemfitnahnya
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Misa Kenaikan Yesus...
Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Berlangsung Khidmat
Polandia Marah atas...
Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Rekomendasi
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Infografis
Paus Fransiskus Desak...
Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved