Gus Syafiq Ditetapkan Jadi Kepala Satkornas Banser Gantikan Hasan Basri Sagala
Selasa, 27 Agustus 2024 - 16:50 WIB
loading...
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin menetapkan Muhammad Syafiq Syauqi sebagai Kepala Satkornas Banser yang baru menggantikan Hasan Basri Sagala. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin menetapkan Muhammad Syafiq Syauqi sebagai Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser) yang baru menggantikan Hasan Basri Sagala . Syauqi akan memimpin Satkornas Banser periode 2024-2029.
"Komandan Banser harus memiliki loyalitas dan integritas tinggi. Tidak mudah dengan kepentingan sangat praktis, terutama kepentingan politik," ujar Sekretaris Jenderal PP GP Ansor A Rifqi Al Mubarok di Jakarta, Selasa (27/8/2024) sore.
Baca juga: Maju Pilgub Sumut, Hasan Basri Diberhentikan dari Tenaga Ahli Menag
Rifqi menegaskan GP Ansor memiliki garis komando yang sangat jelas terhadap para kader-kadernya. GP Ansor dan Banser pun mendukung penuh kader yang ingin berkiprah secara lebih luas untuk membantu memajukan bangsa.
Namun demikian, lanjut dia, perjuangan kader harus tetap tunduk pada garis dan idealisme organisasi, bukan bergerak seenaknya sendiri.
"Kader Ansor-Banser harus patuh aturan sekaligus tidak menolak perintah dari pimpinan. Itu syarat mutlak yang tak bisa ditawar. Ansor dan Banser diajarkan untuk selalu dalam satu komando dan barisan. Ini juga sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf kepada seluruh kader Ansor di mana pun berada," tegasnya.
Rifqi menilai pergantian pucuk pimpinan dalam sebuah organisasi adalah hal lumrah. Untuk itu, dia meyakini peralihan tidak akan menimbulkan keguncangan atau masalah berarti sebab Ansor juga telah banyak berpengalaman dalam sebuah estafet kepemimpinan nasional.
"Komandan Banser harus memiliki loyalitas dan integritas tinggi. Tidak mudah dengan kepentingan sangat praktis, terutama kepentingan politik," ujar Sekretaris Jenderal PP GP Ansor A Rifqi Al Mubarok di Jakarta, Selasa (27/8/2024) sore.
Baca juga: Maju Pilgub Sumut, Hasan Basri Diberhentikan dari Tenaga Ahli Menag
Rifqi menegaskan GP Ansor memiliki garis komando yang sangat jelas terhadap para kader-kadernya. GP Ansor dan Banser pun mendukung penuh kader yang ingin berkiprah secara lebih luas untuk membantu memajukan bangsa.
Namun demikian, lanjut dia, perjuangan kader harus tetap tunduk pada garis dan idealisme organisasi, bukan bergerak seenaknya sendiri.
"Kader Ansor-Banser harus patuh aturan sekaligus tidak menolak perintah dari pimpinan. Itu syarat mutlak yang tak bisa ditawar. Ansor dan Banser diajarkan untuk selalu dalam satu komando dan barisan. Ini juga sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf kepada seluruh kader Ansor di mana pun berada," tegasnya.
Rifqi menilai pergantian pucuk pimpinan dalam sebuah organisasi adalah hal lumrah. Untuk itu, dia meyakini peralihan tidak akan menimbulkan keguncangan atau masalah berarti sebab Ansor juga telah banyak berpengalaman dalam sebuah estafet kepemimpinan nasional.
Lihat Juga :