Cuitan Lamanya Diungkit Netizen, RK: Saya Minta Maaf, Dulu Kurang Bijak Bermedsos
Senin, 26 Agustus 2024 - 07:47 WIB
loading...
Bacagub Ridwan Kamil meminta maaf dan mengakui kurang bijak saat dahulu menggunakan media sosial. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Cuitan lama bakal calon gubernur (Bacagub) Jakarta Ridwan Kamil diungkit oleh para warganet atau netizen di media sosial X. Pria yang kerap disapa RK itu mengaku dulunya kurang bijak saat menggunakan sosial media.
Ridwan Kamil dalam unggahannya di media sosial X menceritakan, dirinya dulu merupakan netizen yang julid. Namun, dirinya kini telah berubah apalagi saat menjadi pejabat publik.
“Dulu 12-15 tahun yang lalu sebelum jadi pejabat publik, saya memang aktif bermain Twitter (sekarang X). Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir. Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah—bahkan julid,” kata RK dalam cuitannya di media sosial X yang dilihat Senin (26/8/2024).
Baca juga: Dinamika Jelang Pilkada Jakarta: Ridwan Kamil-Suswono Didukung 12 Parpol, Anies Merapat ke PDIP
“Tapi kemudian takdir membawa saya ke proses hidup yang lebih kompleks. Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari wali kota sampai gubernur. Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyiri di media sosial. Saya sering melihat diri saya yang dulu, netizen yang marah tadi. Bikin saya tersenyum dan sadar,” sambung dia.
Menurutnya, setiap orang akan melewati tahapan menjadi pihak yang protes, seorang anak muda yang penuh kritik dan sinisme. Namun, baginya semua orang berproses harus menjadi lebih bijaksana dan tahu diri.
Baca juga: Ridwan Kamil Pede 12 Parpol Solid hingga Pendaftaran ke KPUD Jakarta: Kita Lihat Aja
Ridwan Kamil dalam unggahannya di media sosial X menceritakan, dirinya dulu merupakan netizen yang julid. Namun, dirinya kini telah berubah apalagi saat menjadi pejabat publik.
“Dulu 12-15 tahun yang lalu sebelum jadi pejabat publik, saya memang aktif bermain Twitter (sekarang X). Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir. Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah—bahkan julid,” kata RK dalam cuitannya di media sosial X yang dilihat Senin (26/8/2024).
Baca juga: Dinamika Jelang Pilkada Jakarta: Ridwan Kamil-Suswono Didukung 12 Parpol, Anies Merapat ke PDIP
“Tapi kemudian takdir membawa saya ke proses hidup yang lebih kompleks. Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari wali kota sampai gubernur. Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyiri di media sosial. Saya sering melihat diri saya yang dulu, netizen yang marah tadi. Bikin saya tersenyum dan sadar,” sambung dia.
Menurutnya, setiap orang akan melewati tahapan menjadi pihak yang protes, seorang anak muda yang penuh kritik dan sinisme. Namun, baginya semua orang berproses harus menjadi lebih bijaksana dan tahu diri.
Baca juga: Ridwan Kamil Pede 12 Parpol Solid hingga Pendaftaran ke KPUD Jakarta: Kita Lihat Aja
Lihat Juga :