Daftar Komandan Koopssus TNI dari Masa ke Masa, Pemimpin Pasukan Super Elite Kopassus, Denjaka, dan Kopasgat
Senin, 26 Agustus 2024 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan untuk penugasan luar negeri, Rochadi pernah melaksanakan latihan bersama penanggulangan terorisme di Korea selatan dan Singapura pada 1995, Amerika pada 1997 dan di Australia pada 1998. Selama meniti kariernya di militer, sejumlah jabatan strategis di Korps Baret Merah Kopassus pernah diemban Rochadi. Di antaranya, Danton Kopassus, kemudian dua kali menjabat sebagai Komandan Batalyon yakni, Danyon 52 Sat 81/Kopassus dan Danyon 51 Sat 81/Kopassus.
Tidak hanya itu, Rochadi juga pernah menjabat sebagai Dandim 0616/Indramayu pada 2003-2005, serta Danbrigif 19/Khatulistiwa. Kariernya semakin mentereng setelah pecah bintang menjadi Danrem 044/Gapo. Rochadi kemudian dipercaya menjadi Irdam III/Siliwangi, Danpusdikter Pusterad. Direktur A Bais TNI hingga akhirnya ditunjuk sebagai Dankoopssus TNI pertama pada periode 2019-2020. Tidak hanya jago medan operasi, di bidang akademik Rochadi juga tidak ketinggalan.
Dia pernah mengikuti pendidikan Sussarcab If, kemudian, Komando, Suslapa I dan II dan Seskoad pada 2000. Selama pengabdiannya di TNI, Rochadi banyak mendapatkan penghargaan baik dari kesatuannya maupun negara. Teracatat ada 10 medali kehormatan yang diterimanya.
Antara lain, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma, Satyalancana Kesetiaan VIII. Satyalancana Kesetiaan XVI, Satyalancana Kesetiaan XXIV, Satyalancana Wira Karya, Satyalancana Seroja, Satyalancana GOM-IX/ Raksaka Dharma, Ksatria Yudha, Satyalancana Dwidya Sistha.
![Daftar Komandan Koopssus TNI dari Masa ke Masa, Pemimpin Pasukan Super Elite Kopassus, Denjaka, dan Kopasgat]()
Letjen TNI Richard TH Tampubolon tercatat sebagai Komandan Koopssus TNI kedua. Jabatan tersebut diembannya selama setahun pada periode 2020-2021. Saat ini, Richard Tampubolon menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.
Letjen Richard Horja Taruli Tampubolon adalah jebolan Akademi Militer (Akmil) 1992. Tentara kelahiran 24 Mei 1969 ini berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Pada perjalanan kariernya, Richard menghabiskan sebagian dari masa dinasnya dalam satuan Korps Baret Merah. Tercatat, dia pernah menjadi Pabandya Lid Sintel Kopassus, Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadan Grup 2/Kopassus, Asintel Danjen Kopassus (2014), Komandan Grup 2/Kopassus (2014-2015), hingga Komandan Grup 3/Kopassus (2015).
Dia juga pernah menjabat Danrindam VI/Mulawarman (2016) dan Danrem 023/Kawal Samudera (2016-2017). Richard kembali ke Kopassus pada 2017. Dia ditunjuk menjadi Wadanjen Kopassus dan menyandang pangkat jenderal bintang 1 atau Brigjen TNI. Setelah itu, Richard beralih tugas menjadi Kasdam VI/Mulawarman (2018-2019). Kariernya semakin moncer ketika ditunjuk mengisi posisi Kaskogabwilhan I (2019-2020) dan mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang 2 atau Mayjen TNI.
Pada periode 2020-2021, Richard dipercaya menjadi Dankoopssus TNI. namanya semakin dikenal saat menyambangi Markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 November 2020 lalu. Saat itu, iring-iringan kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal patroli bermotor dari arah Slipi Jaya, berhenti di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirine.
Setelah hampir dua menit berhenti di depan gang, iring-iringan kendaraan taktis ini kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kehadiran pasukan Koopssus TNI di depan Markas FPI ini sempat membuat gempar masyarakat khususnya di Jakarta, mengingat suasana Ibu Kota saat itu sedang memanas menyusul sikap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tidak hanya itu, Richard juga merupakan sosok di balik pembentukan Koopsgabsus TNI yang ditugaskan memburu tokoh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora di pedalaman hutan dan pegunungan Poso, Sigi, dan Parimo, Sulawesi Tengah. Selama diterjunkan, pasukan yang memiliki daya gempur serta jelajah tinggi ini mampu melumpuhkan sejumlah anggota teroris. Terbukti, sepanjang 2021 Koopsgabsus berhasil menembak mati tujuh DPO teroris Poso. Sukses menjadi Dankoopsus TNI, dia dipercaya menjadi Pangdam XVI/Pattimura (2021—2022).
Kariernya terus meningkat, Richard kemudian diangkat menjadi Irjenad. Jabatan barunya membuat bintang emas di pundaknya bertambah menjadi tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Tidak lama kemudia, dia dimutasi menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III pada 2023-2024 sebelum akhirnya menjadi Kasum TNI sejak 2024 hingga sekarang.
Tidak hanya itu, Rochadi juga pernah menjabat sebagai Dandim 0616/Indramayu pada 2003-2005, serta Danbrigif 19/Khatulistiwa. Kariernya semakin mentereng setelah pecah bintang menjadi Danrem 044/Gapo. Rochadi kemudian dipercaya menjadi Irdam III/Siliwangi, Danpusdikter Pusterad. Direktur A Bais TNI hingga akhirnya ditunjuk sebagai Dankoopssus TNI pertama pada periode 2019-2020. Tidak hanya jago medan operasi, di bidang akademik Rochadi juga tidak ketinggalan.
Dia pernah mengikuti pendidikan Sussarcab If, kemudian, Komando, Suslapa I dan II dan Seskoad pada 2000. Selama pengabdiannya di TNI, Rochadi banyak mendapatkan penghargaan baik dari kesatuannya maupun negara. Teracatat ada 10 medali kehormatan yang diterimanya.
Antara lain, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma, Satyalancana Kesetiaan VIII. Satyalancana Kesetiaan XVI, Satyalancana Kesetiaan XXIV, Satyalancana Wira Karya, Satyalancana Seroja, Satyalancana GOM-IX/ Raksaka Dharma, Ksatria Yudha, Satyalancana Dwidya Sistha.

2. Letjen TNI Richard TH Tampubolon
Letjen TNI Richard TH Tampubolon tercatat sebagai Komandan Koopssus TNI kedua. Jabatan tersebut diembannya selama setahun pada periode 2020-2021. Saat ini, Richard Tampubolon menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.
Letjen Richard Horja Taruli Tampubolon adalah jebolan Akademi Militer (Akmil) 1992. Tentara kelahiran 24 Mei 1969 ini berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Pada perjalanan kariernya, Richard menghabiskan sebagian dari masa dinasnya dalam satuan Korps Baret Merah. Tercatat, dia pernah menjadi Pabandya Lid Sintel Kopassus, Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadan Grup 2/Kopassus, Asintel Danjen Kopassus (2014), Komandan Grup 2/Kopassus (2014-2015), hingga Komandan Grup 3/Kopassus (2015).
Dia juga pernah menjabat Danrindam VI/Mulawarman (2016) dan Danrem 023/Kawal Samudera (2016-2017). Richard kembali ke Kopassus pada 2017. Dia ditunjuk menjadi Wadanjen Kopassus dan menyandang pangkat jenderal bintang 1 atau Brigjen TNI. Setelah itu, Richard beralih tugas menjadi Kasdam VI/Mulawarman (2018-2019). Kariernya semakin moncer ketika ditunjuk mengisi posisi Kaskogabwilhan I (2019-2020) dan mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang 2 atau Mayjen TNI.
Pada periode 2020-2021, Richard dipercaya menjadi Dankoopssus TNI. namanya semakin dikenal saat menyambangi Markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 November 2020 lalu. Saat itu, iring-iringan kendaraan taktis (Rantis) Koopssus TNI yang dikawal patroli bermotor dari arah Slipi Jaya, berhenti di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirine.
Setelah hampir dua menit berhenti di depan gang, iring-iringan kendaraan taktis ini kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kehadiran pasukan Koopssus TNI di depan Markas FPI ini sempat membuat gempar masyarakat khususnya di Jakarta, mengingat suasana Ibu Kota saat itu sedang memanas menyusul sikap Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tidak hanya itu, Richard juga merupakan sosok di balik pembentukan Koopsgabsus TNI yang ditugaskan memburu tokoh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora di pedalaman hutan dan pegunungan Poso, Sigi, dan Parimo, Sulawesi Tengah. Selama diterjunkan, pasukan yang memiliki daya gempur serta jelajah tinggi ini mampu melumpuhkan sejumlah anggota teroris. Terbukti, sepanjang 2021 Koopsgabsus berhasil menembak mati tujuh DPO teroris Poso. Sukses menjadi Dankoopsus TNI, dia dipercaya menjadi Pangdam XVI/Pattimura (2021—2022).
Kariernya terus meningkat, Richard kemudian diangkat menjadi Irjenad. Jabatan barunya membuat bintang emas di pundaknya bertambah menjadi tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Tidak lama kemudia, dia dimutasi menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III pada 2023-2024 sebelum akhirnya menjadi Kasum TNI sejak 2024 hingga sekarang.
Lihat Juga :