Tak Dapat Restu Menag Yaqut Alasan Cak Adung Mundur Pencalonan Ketum PKB
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 12:19 WIB
loading...
Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Periode 2015-2024, Abdul Rochman (Cak Adung) memutuskan mundur dari pencalonan Ketum PKB. Foto/Okezone
A
A
A
JAKARTA - Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Periode 2015-2024, Abdul Rochman (Cak Adung) memutuskan mundur dari pencalonan Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) . Cak Adung yang masih menjabat sebagai Koordinator Staf Khusus Menteri Agama (Menag) itu tak dapat restu dari Menag Yaqut Cholil Qoumas.
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengakui dirinya baru hari ini menerima permohonan izin dari Abdul Rochman untuk mengikuti kontestasi di Muktamar VI PKB. Selaku atasan, dia tidak mengizinkan Adung untuk ikut bursa pemilihan calon Ketua Umum PKB karena masih banyak tugas di Kementerian Agama (Kemenag) yang harus diselesaikan.
Baca juga: Cak Adung Mundur dari Pencalonan Ketua Umum PKB
“Tadi Adung menghadap saya minta izin. Saya nggak kasih izin. Wong pekerjaan di kantor masih banyak kok ikutan Muktamar segala. Saya larang. Apalagi dia sudah komitmen sejak awal menjadi staf khusus saya untuk fokus membantu tugas-tugas di Kementerian Agama,” ujar Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut, Jumat (23/8/2023).
Gus Men menjelaskan dirinya akan sowan ke kiai-kiai untuk menyampaikan bahwa Adung tidak diperkenankan untuk ikut mencalonkan diri sebagai Ketum PKB.
“Atas pembatalan ini saya juga akan sowan atau menyampaikan kepada para kiai yang telah memberikan restu dan dukungan. Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih. Pembatalan ini semata-mata ada tugas yang harus diselesaikan Adung untuk kepentingan masyarakat lebih luas yang waktunya nggak bisa dibagi dengan ikut Muktamar,” tutup Menag.
Sementara itu, Cak Adung memastikan dirinya akan fokus menuntaskan tugasnya sebagai Stafsus Menag. “Setelah berdiskusi cukup intens, Gus Men (Menag RI Yaqut Cholil Qoumas) akhirnya meminta saya untuk mengutamakan tugas-tugas di pemerintahan,” katanya.
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengakui dirinya baru hari ini menerima permohonan izin dari Abdul Rochman untuk mengikuti kontestasi di Muktamar VI PKB. Selaku atasan, dia tidak mengizinkan Adung untuk ikut bursa pemilihan calon Ketua Umum PKB karena masih banyak tugas di Kementerian Agama (Kemenag) yang harus diselesaikan.
Baca juga: Cak Adung Mundur dari Pencalonan Ketua Umum PKB
“Tadi Adung menghadap saya minta izin. Saya nggak kasih izin. Wong pekerjaan di kantor masih banyak kok ikutan Muktamar segala. Saya larang. Apalagi dia sudah komitmen sejak awal menjadi staf khusus saya untuk fokus membantu tugas-tugas di Kementerian Agama,” ujar Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut, Jumat (23/8/2023).
Gus Men menjelaskan dirinya akan sowan ke kiai-kiai untuk menyampaikan bahwa Adung tidak diperkenankan untuk ikut mencalonkan diri sebagai Ketum PKB.
“Atas pembatalan ini saya juga akan sowan atau menyampaikan kepada para kiai yang telah memberikan restu dan dukungan. Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih. Pembatalan ini semata-mata ada tugas yang harus diselesaikan Adung untuk kepentingan masyarakat lebih luas yang waktunya nggak bisa dibagi dengan ikut Muktamar,” tutup Menag.
Sementara itu, Cak Adung memastikan dirinya akan fokus menuntaskan tugasnya sebagai Stafsus Menag. “Setelah berdiskusi cukup intens, Gus Men (Menag RI Yaqut Cholil Qoumas) akhirnya meminta saya untuk mengutamakan tugas-tugas di pemerintahan,” katanya.
Lihat Juga :