BMKG Pasang 533 Seismograf di Zona Megathrust
Kamis, 22 Agustus 2024 - 08:14 WIB
loading...
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan telah memasang ratusan alat deteksi dini di zona Megathrust. FOTO/BMKG
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menyatakan telah memasang ratusan seismograf atau alat pendeteksi dini bencana gempa dan tsunami di zona Megathrust . Pemasangan seismograf itu berkaca dari bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Banda Aceh 2004 silam yang memakan korban jiwa dan infrastruktur.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya memasang ratusan sensor seismograf di zona Megathrust sebagai sistem deteksi dan peringatan dini tsunami. Sistem ini mulai beroperasi sejak 2008.
"Sistem ini di tahun 2004 saat terjadi gempa dan tsunami Aceh tidak ada sistem sama sekali, baru ada pendeteksi 20-an, kita belum tahu tsunami akan seperti apa," kata Dwikorita saat ditemui di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).
"Lalu dengan pengalaman di Banda Aceh sudah terpasang 533 seismograf khusus menghadapi berjaga jaga menghadapi megathrust dan tsunami mulai dari Sumatera, Jawa, dan beberapa di Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Nusa Tenggara Timur (NTT)," tambahnya.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya memasang ratusan sensor seismograf di zona Megathrust sebagai sistem deteksi dan peringatan dini tsunami. Sistem ini mulai beroperasi sejak 2008.
"Sistem ini di tahun 2004 saat terjadi gempa dan tsunami Aceh tidak ada sistem sama sekali, baru ada pendeteksi 20-an, kita belum tahu tsunami akan seperti apa," kata Dwikorita saat ditemui di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).
"Lalu dengan pengalaman di Banda Aceh sudah terpasang 533 seismograf khusus menghadapi berjaga jaga menghadapi megathrust dan tsunami mulai dari Sumatera, Jawa, dan beberapa di Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Nusa Tenggara Timur (NTT)," tambahnya.
Lihat Juga :