AMI Apresiasi Percepatan Pembangunan IKN
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
Maka itu, dia berharap terjadi kesinambungan Presiden Jokowi yang telah menginisiasi atau menggagas agar ibu kota bisa berada di tempat yang baru. Bahkan, kata dia, telah melibatkan putra-putra terbaik bangsa dari berbagai bidang, khususnya seniman/designer I Nyoman Nuarta dengan menggagas konsep ibu kota benar-benar mencerminkan akar luhur budaya Nusantara, Indonesia.
“Semangat persatuan di mana Indonesia sangat dikenal sebagai Nusantara atau negeri yang memang di antara pulau-pulau yang begitu indah, yang memiliki kekayaan baik laut maupun kekayaan yang ada di darat/berbagai pulaunya,” ungkapnya.
Dia menuturkan, pembangunan di IKN sudah dilakukan dengan maksimal dan komitmen menjadikan kota yang hijau atau konsep green forest city, serta menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan. Makanya, lanjut Putu, perlu sistem tata kelola yang baik di IKN agar ke depannya terus menjadi kota yang menampilkan/manghadirkan smart city dan juga kota hijau, kota sehat bebas polusi yang berbasis digital.
“Pada prinsipnya adalah kita pertama kali dalam sejarah memiliki ibu kota yang memang didesain dari awal, karena selama ini memang spirit ibu kota kita justru terbangun karena keadaan dan belum terencana dan belum digagas/dikaryakan oleh anak bangsa. Tapi saat ini, kita bisa membangun dengan narasi kemuliaan Nusantara,” ungkapnya.
Namun, Putu juga membayangkan jika ada sebuah halaman hijau ataupun sisi/sudut juga di tengah kolam/embung atau danau kecil bisa ditampilkan/dihadirkan artefak-artefak dimasa lalu dengan narasi lengkap. Sehingga, apa yang menjadi konsep pembangunan IKN mencerminkan kenusantaraan itu, juga menghadirkan warisan luhur bangsa.
“Semangat persatuan di mana Indonesia sangat dikenal sebagai Nusantara atau negeri yang memang di antara pulau-pulau yang begitu indah, yang memiliki kekayaan baik laut maupun kekayaan yang ada di darat/berbagai pulaunya,” ungkapnya.
Dia menuturkan, pembangunan di IKN sudah dilakukan dengan maksimal dan komitmen menjadikan kota yang hijau atau konsep green forest city, serta menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan. Makanya, lanjut Putu, perlu sistem tata kelola yang baik di IKN agar ke depannya terus menjadi kota yang menampilkan/manghadirkan smart city dan juga kota hijau, kota sehat bebas polusi yang berbasis digital.
“Pada prinsipnya adalah kita pertama kali dalam sejarah memiliki ibu kota yang memang didesain dari awal, karena selama ini memang spirit ibu kota kita justru terbangun karena keadaan dan belum terencana dan belum digagas/dikaryakan oleh anak bangsa. Tapi saat ini, kita bisa membangun dengan narasi kemuliaan Nusantara,” ungkapnya.
Namun, Putu juga membayangkan jika ada sebuah halaman hijau ataupun sisi/sudut juga di tengah kolam/embung atau danau kecil bisa ditampilkan/dihadirkan artefak-artefak dimasa lalu dengan narasi lengkap. Sehingga, apa yang menjadi konsep pembangunan IKN mencerminkan kenusantaraan itu, juga menghadirkan warisan luhur bangsa.
Lihat Juga :