PKB Tak Undang Pengurus PBNU ke Muktamar 2024 di Bali, Ini Alasannya

Senin, 12 Agustus 2024 - 20:52 WIB
loading...
PKB Tak Undang Pengurus...
Sekretaris Organizing Committee (OC) Muktamar ke-6 PKB, Zainul Munasichin menjelaskan alasan pihaknya tak mengundang pengurus PBNU karena Muktamar merupakan perhelatan partai politik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar di Bali pada 24-25 Agustus 2024 di tengah makin memanasnya hubungan dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sejumlah pimpinan partai politik dalam hingga luar negeri akan diundang dalam forum tertinggi partai itu.

Sekretaris Organizing Committee (OC) Muktamar ke-6 PKB, Zainul Munasichin menjelaskan alasan pihaknya tak mengundang pengurus PBNU karena Muktamar merupakan perhelatan partai politik. Berbeda dengan PBNU yang basisnya ada organisasi kemasyarakatan (ormas).

Baca juga: PBNU Sebut Persoalan dengan PKB Tak Serius: Masalah Biasa Antarsaudara

"Untuk pimpinan-pimpinan organisasi kemasyarakatan, karena ini perhelatannya adalah perhelatan partai politik, tentu yang kita undang adalah yang memang domainnya adalah domain partai-partai politik," ujar Zainul dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB Jakarta, Senin (12/8/2024).

Namun, pihaknya tetap melayangkan undangan kepada tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Serta para ulama dan kiai yang selama ini telah berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia.

"Untuk tokoh-tokoh secara personal, secara kultural Nahdlatul Ulama akan kita undang," katanya.

Zainul mendetailkan untuk undangan terhadap pimpinan partai politik luar negeri akan dikirimkan kepada anggota yang tergabung dalam organisasi Centrist Democrat International (CDI). Sebab PKB sejak tahun 2019 telah bergabung menjadi anggota CDI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Rekomendasi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved