PKB Bakal Tentukan Oposisi atau Koalisi di Pemerintahan Prabowo di Muktamar

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 17:19 WIB
loading...
PKB Bakal Tentukan Oposisi...
Ketua SC Muktamar PKB Faisol Riza menjelaskan, PKB bakal menentukan oposisi atau koalisi di pemerintahan Prabowo di Muktamar yang digelar di Bali. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menentukan pilihan menjadi oposisi atau koalisi dalam pemerintahan Prabowo Subianto. Penentuan pilihan itu, dilakukan dalam Muktamar yang akan digelar pada 24-25 Agustus 2024 di Bali.

Ketua SC Muktamar PKB Faisol Riza menjelaskan, Muktamar PKB akan membahas sejumlah hal seperti laporan pertanggung jawaban kepengurusan Abdul Muhaimin Iskandar selama lima tahun ini.

"Agenda muktamar itu pertama tentu soal laporan pertanggung jawaban dari Kepengurusan DPP selama lima tahun ini," tutur Faisol di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2024).

Baca juga: Sinyal PKB Gabung KIM Plus, Dasco Akui Bahas Pilkada Jakarta saat Cak Imin Bertemu Prabowo

Selain itu, Muktamar PKB juga akan membahas langkah politik partai berlambang bola dunia itu dalam pemerintahan Prabowo Subianto ke depan.

"Kemudian yang kedua tentu kita akan mengadakan beberapa persidangan yang berkaitan dengan misalnya program atau garis-garis besar perjuangan PKB lima tahun ke depan. Antara lain itu memutuskan kita ada di dalam pemerintahan bergabung dengan pemerintahan yang ada atau tidak," katanya.

Meski demikian, pihaknya telah memotret keinginan cabang dan DPW agar PKB bisa berada di dalam pemerintahan. "Secara umum suara dari seluruh cabang maupun DPW sampai sekarang itu menginginkan hampir semua mengatakan meminta supaya PKB ikut bergabung di dalam pemerintahan yang akan datang," tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Rekomendasi
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved