Cegah Kasus Perundungan di Pesantren, UNJ Luncurkan Video Edukasi Antibullying
Senin, 05 Agustus 2024 - 09:36 WIB
loading...
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) meluncurkan video edukasi Antibullying untuk mencegah kasus perundungan di pondok pesantren. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) meluncurkan video edukasi Antibullying untuk mencegah kasus perundungan di pondok pesantren. Video ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai dampak negatif bullying bagi para santri.
Video yang dibuat oleh Prodi Humas dan Komunikasi Digital (UNJ) ini berawal dari ketertarikan untuk memberikan edukasi mengenai bullying ke sekolah, pondok pesantren, yayasan yatim piatu maupun desa pendidikan dengan cara melakukan kegiatan sosialisasi.
Tim Peneliti UNJ yang diketuai oleh Wina Puspita Sari ini beranggotakan Muria Putriana, Asep Soegiarto, Abdul Kholik, dan para mahasiswa D-1V Prodi Humas dan Komunikasi Digital Angkatan 2022 yaitu Abyan Dwi Martha, M. Reza Firdaus, dan Nindhiya Salma Haura.
Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Bullying dan Penganiayaan Siswi SD di Depok
Mereka melakukan penelitian mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya bullying di lingkungan pesantren. ”Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode yang efektif dalam mencegah dan menangani bullying melalui media edukasi sehingga lebih optimal,” ujar Ketua Tim Peneliti UNJ Wina Puspita Sari, Senin (5/8/2024).
Video edukasi ini dirancang berdasarkan temuan penelitian yang melibatkan para pengelola pesantren sebagai key informan dan santri sebagai informan. Berdasarkan temuan tersebut dibuatlah video mengenai bullying mencakup penyebab, dampak psikologis, cara-cara menghindari perilaku bullying, dan langkah-langkah yang dapat diambil oleh korban dan saksi.
Baca juga: Kapolri Mutasi Sejumlah Penyidik Bareskrim Polri, Berikut Daftar Namanya
Video yang dibuat oleh Prodi Humas dan Komunikasi Digital (UNJ) ini berawal dari ketertarikan untuk memberikan edukasi mengenai bullying ke sekolah, pondok pesantren, yayasan yatim piatu maupun desa pendidikan dengan cara melakukan kegiatan sosialisasi.
Tim Peneliti UNJ yang diketuai oleh Wina Puspita Sari ini beranggotakan Muria Putriana, Asep Soegiarto, Abdul Kholik, dan para mahasiswa D-1V Prodi Humas dan Komunikasi Digital Angkatan 2022 yaitu Abyan Dwi Martha, M. Reza Firdaus, dan Nindhiya Salma Haura.
Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Bullying dan Penganiayaan Siswi SD di Depok
Mereka melakukan penelitian mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya bullying di lingkungan pesantren. ”Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode yang efektif dalam mencegah dan menangani bullying melalui media edukasi sehingga lebih optimal,” ujar Ketua Tim Peneliti UNJ Wina Puspita Sari, Senin (5/8/2024).
Video edukasi ini dirancang berdasarkan temuan penelitian yang melibatkan para pengelola pesantren sebagai key informan dan santri sebagai informan. Berdasarkan temuan tersebut dibuatlah video mengenai bullying mencakup penyebab, dampak psikologis, cara-cara menghindari perilaku bullying, dan langkah-langkah yang dapat diambil oleh korban dan saksi.
Baca juga: Kapolri Mutasi Sejumlah Penyidik Bareskrim Polri, Berikut Daftar Namanya
Lihat Juga :