500 Relawan Jokowi Bakal ke IKN, Solmet: Itu Konyol

Minggu, 04 Agustus 2024 - 19:02 WIB
loading...
500 Relawan Jokowi Bakal...
Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina mengkritik rencana 500 relawan Pro Jokowi (Projo) ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Foto/Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina mengkritik rencana 500 relawan Pro Jokowi (Projo) ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Silfester, rencana memboyong ratusan relawan ke IKN tersebut merupakan hal yang konyol.

"Menurut saya ini konyol 500 orang ini, bukan saya tak mau relawan ke sana, siapa pun boleh,” ujar Silfester di kawasan Jakarta Barat, Minggu (4/8/2024).

Sebab, kata dia, pembangunan IKN masih berlangsung. Dia mengungkapkan ada sekitar 27 ribu orang pekerja dalam pembangunan IKN dari siang hingga sore setiap harinya.

Baca juga: 500 Relawan Jokowi Batal ke IKN 11 Agustus 2024, Ini Alasannya



Maka itu, kedatangan 500 relawan Jokowi tersebut diyakininya akan mengganggu kerja para pekerja proyek pembangunan IKN. Dia pun yakin Presiden Jokowi tak akan mengizinkan 500 relawan itu ke IKN.

"Mereka bekerja dari jam 07.00, 09.00 pagi sampai jam 17.00 sore, mereka bekerja, istirahat, mandi, makan, besok kerja lagi, nah kita bayangkan 500 orang ke sana sangat konyol (karena mengganggu pekerja melakukan proses pembangunan), jadi saya pikir tidak yakin presiden menghendaki 500 orang," tuturnya.

Dia juga menilai kehadiran 500 relawan ke IKN akan membuat citra Jokowi buruk. "Mungkin mereka berpikir relawan (Jokowi) di bawah koordinasinya mereka, terus bikin aneh-aneh. Menurut saya kalau mau ke IKN siapa pun boleh saja, tapi saat ini orang lagi membangun dan ini mengganggu menurut saya, karena orang lagi kerja datang 500 orang, kecuali untuk peringatan 17 Agustus, ini momentumnya beda," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Ajak Artis, Influencer, hingga Relawan ke IKN Dinilai Pemborosan Uang Negara

Dia menambahkan, Solmet pun mempertanyakan maksud kedatangan 500 relawan tersebut, apakah hanya untuk sekadar selfie, berdoa, atau menanam pohon. Pasalnya, berdoa bisa di mana saja. Sedangkan IKN sudah hijau.

"Jadi, saya tak punya alasan yang bisa membenarkan ini ada manfaatnya, lebih baik yang diundang pakar lingkungan hidup, pakar ekonomi, pakar-pakar lainnya, influencer lokal," ungkapnya.

Dia pun mengusulkan jumlahnya dibatasi menjadi sekitar 30 orang yang dibagi 10 orang per hari. "Saya kaget 500 relawan akan ke IKN dan kami belum diundang rapat atau bicara apa pun, bukan hanya saya, tapi teman-teman lain juga menyesalkan," katanya.

Maka itu, dia tak yakin Presiden Jokowi menghendaki kedatangan 500 relawan ke IKN. Di samping itu, persoalan akomodasi pun menjadi masalah. Mulai dari ongkos pesawat, ribetnya mengakomodir ratusan relawan di bandara, mobil untuk mengangkut mereka, hotel, makan, hingga APD atau alat pelindung diri.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Putusan MK soal Jakarta...
Putusan MK soal Jakarta Ibu Kota Negara, DPR: Proyek IKN Tetap Jalan, tapi Harus Lebih Realistis
Ibu Kota Negara di Jakarta...
Ibu Kota Negara di Jakarta Konstitusional, Bagaimana Nasib IKN?
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Gugatan UU IKN Ditolak...
Gugatan UU IKN Ditolak MK Pertegas Ibu Kota Negara Tetap Jakarta
Presiden Tanda Tangani...
Presiden Tanda Tangani Desain Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN, Ditarget Selesai 2027
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Berita Terkini
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved