alexametrics

Kalangan Milenial Diharapkan Tak Tinggalkan Dunia Pertanian

loading...
Kalangan Milenial Diharapkan Tak Tinggalkan Dunia Pertanian
Pebisnis muda asal Peunayong, Banda Aceh, Freddy Wijaya (27) salah satunya dengan pupuk organik cair (POC) andalannya. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Di tengah gempuran teknologi dan berbagai keluaran gadget terbaru, kaum milenial seakan dimanjakan dengan hal itu semua. Namun diharapkan adanya kemudahan tersebut, bisa dimanfaatkan milenial untuk kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Seperti dunia entrepreneurship dalam hal pertanian. Hal ini dilakoni oleh pebisnis muda asal Peunayong, Banda Aceh, Freddy Wijaya (27) salah satunya dengan pupuk organik cair (POC) andalannya.

Berawal dari niat tahun 2015 membantu para petani di daerah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama teman-temannya, kini pupuk Dinosaurus sudah tersebar di banyak daerah di Indonesia.



"Belum genap setahun, sudah banyak pemesanan dari Bandung, Bogor, Medan hingga Padang dan Gorontalo, dan masih banyak lagi," ujar Freddy, Rabu (7/8/2019).

Freddy menjelaskan, pupuk bernama Dinosaurus itu terinspirasi dari tanaman-tanaman zaman dahulu yang dapat tumbuh besar dan subur dengan bahan-bahan alami.

"Berbeda dengan pupuk berbahan kimia yang dapat mengurangi kualitas tanah, pupuk berbahan organik dan mikroba dapat secara alami mengembalikan unsur hara yang telah tereksploitasi selama ini sehingga tanah kembali menjadi subur," jelas Freddy.

"Terbukti di lapangan, setelah petani menggunakan pupuk Dinosaurus, profil tanaman tampak meraksasa, daun lebar, buah besar-besar dan batang kokoh," sambungnya.

Meski fenomenal, POC ini dijual dengan harga murah. Menurut Freddy, keuntungan bukanlah menjadi tujuan satu-satunya. Selain terjangkau oleh para petani, pupuk ini juga memberikan banyak nilai tambah karena efektif dalam menyuburkan tanah.

"Petani di NTT berhasil panen padi sebanyak 11 ton, naik hampir 40% dari panen sebelumnya yang hanya mampu 7 ton. "Itu termasuk hasil panen yang tinggi," jelas Freddy tentang keberhasilanya pupuknya.

Menariknya, pupuk Dinosaurus juga menyasar tren bercocok tanam dan berkebun di kalangan melenial. Hal ini bisa dilihat dari kemasan produknya yang terkesan modern. Selain itu pupuk Dinosaurus juga tersedia online untuk proses poembelian yang praktis.

"Saya berharap sektor pertanian ini tidak ditinggalkan oleh kalangan muda. Bahkan saya berharap kita lah yang muda-muda mampu menggerakkan potensi agraris di Indonesia sehingga sektor pertanian semakin maju dan mantap dalam menembus pasar ekspor," tutup Freddy jebolan UGM memberi semangat.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak