Megawati Sebut Hukum di Indonesia Diobrak-abrik Kekuasaan
Selasa, 30 Juli 2024 - 16:28 WIB
loading...
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menghadiri acara Mukernas Partai Perindo hari kedua, Selasa (30/7/2024) bertempat di Gedung I News Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. FOTO/MPI/ALDHI CHANDRA
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menilai Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK ) telah diobok-obok penguasa. Dia menilai KPK saat ini telah diintervensi dalam penanganan kasus.
Hal itu disampaikan Presiden ke-5 RI dalam pidato kebangsaan di acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo, di Jakarta Concert Hall, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024). Awalnya, Megawati menyinggung Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk tidak takut saat diperiksa oleh KPK oleh penyidik AKBP Rossa Purbo Bekti. Kemudian Megawati menganggap pemeriksaan terhadap Hasto itu tak sesuai aturan dan hanya menjadi alat penguasa.
"Sekarang hukum itu diobrak-abrik kekuasaan," kata Megawati.
Kemudian, Megawati menyinggung mengingatkan bahwa hukum tak boleh diinterventi kekuasaan. KPK harus berdiri teguh sesuai cita-cita pembentukannya memberantas korupsi.
Hal itu disampaikan Presiden ke-5 RI dalam pidato kebangsaan di acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo, di Jakarta Concert Hall, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024). Awalnya, Megawati menyinggung Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk tidak takut saat diperiksa oleh KPK oleh penyidik AKBP Rossa Purbo Bekti. Kemudian Megawati menganggap pemeriksaan terhadap Hasto itu tak sesuai aturan dan hanya menjadi alat penguasa.
"Sekarang hukum itu diobrak-abrik kekuasaan," kata Megawati.
Kemudian, Megawati menyinggung mengingatkan bahwa hukum tak boleh diinterventi kekuasaan. KPK harus berdiri teguh sesuai cita-cita pembentukannya memberantas korupsi.
Lihat Juga :