Senator Terpilih dari Papua Tepis Kabar Yorrys Didukung Semua Anggota DPD
Rabu, 24 Juli 2024 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Paul Finsen yang merupakan Ketua Dewan Adat Wilayah III Doberay Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya meminta semua pihak untuk mengetahui bahwa narasi tersebut tidak benar. Dia mengungkapkan faktanya 11 dari 24 anggota DPD terpilih dari 6 provinsi di Papua justru mendukung paket Pimpinan DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Nono Sampono, Elviana, dan Tamsil Linrung.
"Dan peta dukungan ini masih bisa bertambah. Tidak menutup kemungkinan dukungan dari Papua untuk Pak LaNyalla, Pak Nono, Ibu Elviana, dan Pak Tamsil akan bertambah lagi dari 11 yang sekarang," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Paul Finsen juga menjelaskan sebagai Anggota DPD dari Orang Asli Papua (OAP), dirinya meminta semua Senator Papua serius memperjuangkan afirmatif pembangunan Papua dengan pendekatan kesejahteraan. “Itu pekerjaan yang lebih penting, daripada ribut dukung mendukung hanya untuk kursi pimpinan, sampai membuat kegaduhan dan ditonton masyarakat se-Indonesia, tidak elok,” tuturnya.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya lebih memilih memberi apresiasi apa yang sudah dilakukan oleh LaNyalla dan Nono Sampono yang merupakan Pimpinan DPD periode 2019-2024 dalam keberpihakannya kepada Papua yang konkret.
"Pak LaNyalla memperjuangkan pemekaran Provinsi Papua, hingga dua kali bertemu khusus dengan Wapres. Beliau juga menyuarakan perlunya pendekatan kesejahteraan dalam membangun Papua. Bapak LaNyalla juga hadir dan mendukung pembangunan SMK Papua Bangkit dan Sekolah Sepakbola Kaki Belanda sebagai bagian dari pembangunan SDM Papua," katanya.
"Dan peta dukungan ini masih bisa bertambah. Tidak menutup kemungkinan dukungan dari Papua untuk Pak LaNyalla, Pak Nono, Ibu Elviana, dan Pak Tamsil akan bertambah lagi dari 11 yang sekarang," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Paul Finsen juga menjelaskan sebagai Anggota DPD dari Orang Asli Papua (OAP), dirinya meminta semua Senator Papua serius memperjuangkan afirmatif pembangunan Papua dengan pendekatan kesejahteraan. “Itu pekerjaan yang lebih penting, daripada ribut dukung mendukung hanya untuk kursi pimpinan, sampai membuat kegaduhan dan ditonton masyarakat se-Indonesia, tidak elok,” tuturnya.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya lebih memilih memberi apresiasi apa yang sudah dilakukan oleh LaNyalla dan Nono Sampono yang merupakan Pimpinan DPD periode 2019-2024 dalam keberpihakannya kepada Papua yang konkret.
"Pak LaNyalla memperjuangkan pemekaran Provinsi Papua, hingga dua kali bertemu khusus dengan Wapres. Beliau juga menyuarakan perlunya pendekatan kesejahteraan dalam membangun Papua. Bapak LaNyalla juga hadir dan mendukung pembangunan SMK Papua Bangkit dan Sekolah Sepakbola Kaki Belanda sebagai bagian dari pembangunan SDM Papua," katanya.
Lihat Juga :