Hamzah Haz Jadi Capres Pemilu 2004 Gandeng Agum Gumelar

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:59 WIB
loading...
Hamzah Haz Jadi Capres...
Wapres ke-9 RI Hamzah Haz pernah menjadi Capres pada Pemilu 2004. Politikus karismatik PPP itu menggandeng Menteri Perhubungan Agum Gumelar sebagai Cawapres. Foto: Dok Pemilu 2004
A A A
JAKARTA - Wapres ke-9 RI Hamzah Haz pernah menjadi Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2004. Politikus karismatik PPP itu menggandeng Menteri Perhubungan Agum Gumelar sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Pasangan Hamzah Haz-Agum Gumelar mendapat nomor urut 5. Pasangan yang diusung PPP ini melawan pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK).

Baca juga: Mengenang Hamzah Haz Wapres Ke-9 RI ketika Jabat Menteri

Sayangnya, duet Hamzah Haz-Agum Gumelar hanya meraih 3,01 suara. Pemilu 2004 pun berlangsung dua putaran dengan mempertarungkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) memperoleh 60,62% suara dan Megawati-Hasyim mendapatkan 39,38% suara. Dengan begitu, SBY- JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2004-2009.

Itulah kenangan Hamzah Haz saat menjadi Capres Pemilu 2004. Kini, Hamzah Haz telah berpulang selamanya. Ketua Umum PPP itu meninggal dunia, hari ini, Rabu (24/7/2024). Dia meninggal pada usia 84 tahun.

Diketahui, Hamzah Haz pernah menjadi Wapres mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menjabat periode 2001-2004.

Sebelum menjabat Wapres, Hamzah Haz berada di kabinet Presiden BJ Habibie sebagai Menteri Negara Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua DPR periode 1999-2004.

Di era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Hamzah Haz diminta bergabung untuk menjabat Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved